Heriyus Bahas Pendirian Perseroda dan Optimalisasi DAU-DBH Bersama Kemendagri Untuk Perkuat Ekonomi Murung Raya

Kegiatan pemerintah

UTAMA6227 Dilihat

JAKARTA / SEMAKU.net – Bupati Murung Raya, Heriyus, bersama Sekretaris Daerah, Lynda Kristiane, menempuh langkah strategis ke Kementerian Dalam Negeri. Sabtu, 17/10/2026.

Dalam audiensi bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Kamis (15/10/2026), Pemkab Murung Raya membawa dua agenda besar yang menentukan arah masa depan daerah, pendirian Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) dan optimalisasi Dana Alokasi Umum (DAU) serta Dana Bagi Hasil (DBH).

Audiensi ini bukan sekedar pertemuan administratif. Ia adalah bagian dari upaya sistematis memperkuat kemandirian fiskal daerah, agar pembangunan tidak hanya berjalan, tetapi berkelanjutan, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat hingga pelosok desa.

*Perseroda: Dari Potensi Lokal Menjadi Kekuatan Ekonomi*

Dalam pembahasan Perseroda, Pemkab Murung Raya menegaskan tiga prinsip utama, kepatuhan pada regulasi, perencanaan bisnis yang matang, dan tata kelola yang profesional.

Perseroda diproyeksikan menjadi motor baru ekonomi daerah. Tidak hanya mengolah potensi lokal, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara sehat dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan pendirian Perseroda dipersiapkan secara matang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi daerah, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Heriyus.

*DAU dan DBH: Memperkuat Pembiayaan Pembangunan*

Selain Perseroda, optimalisasi DAU dan DBH menjadi fokus pembahasan. Bagi Murung Raya, dukungan fiskal dari pusat merupakan fondasi penting untuk membiayai pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan dasar, dan menjalankan program prioritas yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Heriyus menekankan, koordinasi yang kuat dengan Pemerintah Pusat diperlukan agar kebijakan transfer ke daerah benar-benar mendukung pemerataan pembangunan dan kualitas pelayanan publik.

“Kami berharap dukungan melalui DAU dan DBH dapat memperkuat kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, meningkatkan pelayanan, dan mempercepat pembangunan,” katanya.

*Menuju Murung Raya yang Mandiri*

Masukan dari Kemendagri akan menjadi pijakan untuk mematangkan rencana Perseroda sekaligus menyusun langkah penguatan fiskal daerah secara lebih terukur.

Dengan pengelolaan keuangan yang terarah, Pemkab Murung Raya menargetkan kemandirian ekonomi yang lebih kuat, kesempatan kerja yang lebih luas, infrastruktur yang lebih baik, dan pelayanan publik yang lebih berkualitas.

Visi itu bermuara pada satu tujuan, pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Murung Raya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *