Imanudin, Anggota DPRD Murung Raya, Ingatkan Bahaya Cinta Dunia Berlebihan dan Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba Serta Judi Online

Kegiatan pemerintah

RELIGI6817 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, *Imanudin, http://S.Pd.I.,* menyampaikan pesan dakwah yang mendalam, tajam, dan relevan dengan kondisi sosial saat ini, khususnya bagi generasi muda. Senin, 26/10/2026.

Dalam tausiyahnya yang penuh hikmah, politisi religius, kreatif, dan berwawasan internasional ini menyuarakan refleksi spiritual yang menjadi pengingat bagi kita semua:

_”Selemah-lemahnya iman adalah satu kaum yang mencintai dunia hingga lalai dalam berbuat baik, seolah-olah akhirat itu cuma cerita fiktif belaka,”_ ujar Imanudin.

Menurutnya, fenomena _hubbud dunya_ atau cinta dunia yang berlebihan telah menjerumuskan sebagian manusia ke dalam kelalaian. Mereka sibuk mengejar materi, jabatan, dan popularitas semu, namun lupa akan hakikat penciptaan untuk beribadah dan menebar kebaikan sebagai bekal akhirat.

“Ketika dunia sudah bersemayam di hati, maka akhirat akan tampak samar. Padahal dunia ini fana, sementara akhirat adalah kehidupan yang kekal dan nyata, bukan dongeng atau cerita fiktif,” tegasnya.

Lebih jauh, Imanudin secara khusus menitipkan pesan keras dan penuh kasih sayang kepada para generasi muda Murung Raya agar menjauhi segala bentuk kemaksiatan yang merusak masa depan.

Ia mengajak generasi muda untuk *menjauhi narkoba, judi online (judol), dan segala bentuk kemaksiatan* yang semata-mata merusak jiwa, merugikan diri sendiri, keluarga, hingga orang lain.

“Judi online dan narkoba itu bukan jalan pintas menuju kaya, tapi jalan pintas menuju kehancuran. Ia merusak akal, merusak iman, menghabiskan harta, dan menghancurkan masa depan. Jangan pernah coba-coba,” pesannya dengan nada tegas namun peduli.

Imanudin juga berpesan agar generasi muda senantiasa taat pada pesan dan nasehat dari orang tua, guru, dan teman-teman yang bisa dijadikan teladan kebaikan.

“Manfaatkanlah hasil jerih payah, ilmu, dan waktu kalian demi masa depan yang berkah. Masa mudamu akan sangat dibutuhkan kelak, untuk membantu orang tua, keluarga, dan terutama untuk kehidupan sehari-hari yang berkah dan bermanfaat bagi umat,” pungkas Imanudin.

Pesan dakwah ini menjadi alarm spiritual dan sosial yang sangat penting di tengah derasnya arus digitalisasi dan godaan gaya hidup instan yang mengancam ketahanan moral generasi penerus bangsa. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *