MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Imanudin, S.Pd.i, Mengapresiasi Peran aktif pemerintah daerah dalam mendorong kurikulum pendidikan yang berpijak pada potensi lokal yang dinilai sangat penting guna menciptakan sistem pendidikan yang relevan dan berdaya saing. Rabu, 27/08/2025.
“Hal tersebut di Ungkapkan oleh Imanudin, S.Pd.i, dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat di wawancara awak media Suara Akar Rumput di Ruang kerja,
“Dan Menurutnya desentralisasi pendidikan seharusnya dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk menyusun sistem pembelajaran yang kontekstual dan sesuai dengan kondisi sosial, budaya, serta sumber daya alam setempat.
“Pendidikan di setiap wilayah idealnya dibangun dengan pendekatan kultur dan potensi lokal. Karena mereka yang dididik itulah nantinya yang akan bekerja dan membangun wilayahnya sendiri.
Maka, kearifan lokal harus menjadi pijakan utama,” ujar, Imanudin
Ia menekankan bahwa selama ini kurikulum pendidikan nasional cenderung seragam dan tidak sepenuhnya mengakomodasi karakteristik wilayah tertentu, sehingga menghasilkan lulusan yang kerap tidak selaras dengan kebutuhan lokal. Untuk itu, ia mendorong agar muatan lokal, seperti sejarah daerah, budaya, hingga pengelolaan potensi alam, masuk dalam struktur kurikulum secara lebih terencana.
Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya Imanudin juga menggarisbawahi pentingnya kemitraan antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat serta semua unsur pemangku kepentingan lainnya untuk menyusun kurikulum yang mencerminkan identitas lokal sekaligus menjawab tantangan pembangunan daerah.
“Ia menambahkan bahwa pendidikan yang membumi dengan karakter lokal dapat memperkuat rasa kepemilikan generasi muda terhadap daerah asalnya, sehingga mereka terdorong untuk kembali dan berkontribusi setelah menyelesaikan pendidikan.
“Pendekatan sumber daya alam sekitar itu menjadi orientasi pendidikan di setiap wilayah, karena kemungkinan besar mereka akan bekerja dan membangun sesuai kearifan lokal,” tuturnya.
Imanudin menyebut bahwa langkah ini juga sejalan dengan prinsip pembangunan Daerah Kabupaten Murung Raya 2025-2030 yang berkelanjutan serta Merta menempatkan masyarakat sebagai subjek aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, bukan semata-mata objek dari kebijakan pusat.
“Dengan mengintegrasikan nilai-nilai lokal ke dalam sistem pendidikan, ia berharap Kabupaten Murung Raya dapat mencetak generasi muda yang berdaya saing tinggi namun tetap mengakar pada identitas daerahnya.”Tutupnya pada wawancara dengan pihak media. [Longking]
Imanudin Apresiasi Pemda Dorong Kurikulum Berbasis Potensi Lokal di Murung Raya
Kegiatan pemerintah

