Imanudin: Ucapan “Jumat Berkah” Adalah Syiar Kebaikan, Bukan Bid’ah

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya,
Imanudin , S.Pd.i, Dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera Mengungkap makna dibalik Ucapan Salam Jum’at berkah. Jum’at, 18/07/2025.

Legislator Partai dakwah (PKS) Imanudin juga menambahkan Ucapan selamat “Jum’at Berkah” merupakan ucapan yang sering ditemukan di antara umat Islam Indonesia ketika memasuki hari Jum’at. Ucapan tersebut juga sering ditemukan di media sosial dan mulai menjadi kebiasaan di kalangan anak-anak muda.

“Bahkan istilah “Jum’at Berkah” di sebagian tempat menjadi sebutan yang sudah membudaya bagi umat di seluruh Tanah Air termasuk di wilayah kabupaten Murung Raya yang sudah tidak asing lagi bagi warga untuk menguapkan Salam Jum’at berkah, dan ucapan tersebut tidak terbatas bagi umat Islam saja, namun juga tidak ada larangan bagi umat yang beragama lainnya ingin mengucapkannya sebagai penghormatan terhadap umat muslim pada setiap hari Jum’at yang salah satu bagian dari hari hari besar keagamaan,” pungkas Imanudin

Sebagian kalangan membiarkan hal ini karena memang tidak ada yang perlu dipermasalahkan, akan tetapi sebagian bersikap bahwa itu merupakan hal terlarang dan bahkan menghukuminya sebagai bid’ah atau hal baru dalam Islam, dan terlarang untuk dilakukan. Lalu bagaimana sebaiknya bersikap pada hal ini?

Mari kita simak Ekspresi dan Syi’ar Kebaikan Umat Islam

Ucapan “Jum’at Berkah” pada hakikatnya merupakan ekspresi menyambut atau mengingat hari Jum’at dengan berbagai keutamaan dan kewajibannya bagi umat Islam. Seperti kebaikan bersedekah, membaca surat Al-Kahfi, ibadah shalat Jum’at dan beberapa waktu terbaik untuk berdo’a maka pada intinya menurut Legislator partai dakwah (PKS) Kabupaten Murung Raya, Ucapan selamat Jum’at berkah itu hal yang tidak terlarang melainkan ibadah bagi umat yang mengucapkan nya.  [Longking]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *