Kades Tumbang Masao, Himbau Warganya Untuk Mengibarkan Bendera Di Halaman Rumah Di HUT RI Ke-79

Kegiatan pemerintah Desa

NASIONAL146 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kepala Desa Tumbang Masao, SUDIN, A.S.Pd, mewakili aparatur pemerintah desa dan masyarakat desa Tumbang Masao, kecamatan Sumber Barito, Mengucapkan Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia/HUT RI 17 Agustus 1945 yang ke 79. Rabu, 07/08/2024.

“Renungan Kemerdekaan: Kontribusi Membangun Desa yang berdaulat adil dan sejahtera kedalam Berbangsa dan Negara republik Indonesia.

Kepala desa Tumbang Masao, SUDIN, A.S.Pd, Juga menghimbau kepada seluruh masyarakat desa setempat, bahwa Beberapa hari lagi bangsa Indonesia akan merayakan hari ulang tahun kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Ke-79. Usia yang tidak muda lagi untuk ukuran anak manusia. Dengan usia tersebut semestinya banyak hal yang sudah dicapai.

Pencapaian yang maksimal melalui kegiatan yang positif dan produktif sebagaimana cita-cita para pahlawan. Pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk terbebasnya bumi pertiwi dari cengkraman tangan penjajah hendaknya menjadi sebuah renungan yang mendalam bagi kita semua terkhususnya warga masyarakat desa tumbang Masao. Yang berada di dalam wilayah kabupaten Murung Raya, Kalimantan tengah ini.

Kemerdekaan yang kita nikmati sekarang ini merupakan berkat keridhaan Allah SWT Tuhan yang maha esa sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945.  Kita harus menyadari bahwa kemerdekaan bangsa ini memang mahal dan bahkan terlalu mahal, karena lahir dari tetesan air keringat, linangan air mata dan ceceran darah para pahlawan. Untuk itu, maka tugas kita sebagai generasi penerus adalah menjaga kemerdekaan ini dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan menciftakan damai dan kondusif.

Mari kita Mengisi kemerdekaan ini dengan kerja yang positif demi terwujudnya masyarakat desa yang sejahtera dan berkeadilan sosial.

” Proklamasi kemerdekaan Indonesia merupakan tonggak sejarah bangsa Indonesia yang berlangsung pada 17 Agustus 1945.
Hingga menjadi Momen yang bersejarah untuk menentukan nasib bangsa ke depannya.
Hal yang tidak mudah, namun dengan tekad yang kuat dan gotong royong,
Menuju pembangunan SDM manusia, hingga memicu pada pola pikir yang fositif membangun desa maju dan mandiri menuju masyarakat yang sejahtera semuanya itu tidaklah mustahil bisa akan tercapai sepanjang kita saling bahu-membahu membangun desa yang kita cintai bersama ini.

“Momen Kemerdekaan dalam artian negara yang berdaulat. Istilah kedaulatan ini pertama kali diperkenalkan oleh Kita sendiri sebagai rakyat yang mencintai Bangsa dan negara serta menghormati jasa para pahlawan bangsa.

“Kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi dalam suatu negara, kedaulatan sebagai kekuasaan tertinggi terhadap warga negara dan rakyat-rakyatnya, tanpa dibatasi oleh undang-undang. Kedaulatan ini sifatnya tunggal, asli, dan tidak dapat dibagi-bagi. Tunggal berarti hanya ada satu kekuasaan tertinggi, sehingga kekuasaan itu tidak dapat dibagi-bagi.

Asli berarti kekuasaan itu berasal atau tidak dilahirkan dari kekuasaan lain. Sedangkan abadi berarti kekuasaan negara itu berlangsung terus-menerus tanpa terputus-putus.

Maksudnya pemerintah dapat berganti-ganti, kepala negara dapat berganti atau meninggal dunia, tetapi negara dengan kekuasaanya berlangsung terus tanpa terputus-putus begitu pula dengan desa yang kita cintai ini ”.tukasnya kades tumbang masao.

Kedaulatan atau sovereignity adalah ciri atau atribut hukum dari negara, dan sebagai atribut negara sudah lama ada, bahkan ada yang berpendapat bahwa sovereignity itu mungkin lebih tua dari konsep negara itu sendiri. Perkataan sovereignity (bahasa Inggris) mempunyai persamaan kata dengan souvereneteit (bahasa Belanda) yang berarti tertinggi. Jadi secara umum, kedaulatan atau sovereignity itu diartikan sebagai kekuasaan tertinggi dalam suatu negara yang mempunyai wewenang untuk mengatur penyelenggaraan negara.

Lalu apa makna kemerdekaan menurut cita-cita para pahlawan? Cita-cita kemerdekaan sebagaimana yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945. Dalam pembukaan tersebut  mencakup beberapa hal terkait kemerdekaan Indonesia. Mulai dari alasan kemerdekaan, perjuangan meraih kemerdekaan, hingga pernyataan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.

UUD 1945 merupakan konstitusi pertama Republik Indonesia yang diterapkan pasca Proklamasi Kemerdekaan. Yang tercantum pada halaman Pembukaan UUD 1945 merupakan dua hal yang saling berhubungan. Proklamasi yang dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 merupakan pernyataan atau pengumuman kepada dunia internasional atas kemerdekaan bangsa Indonesia.

Pernyataan-pernyataan para pendiri bangsa sebagaimana tertuang  dalam Pembukaan UUD 1945 pada alinea ketiga. Pernyataan tersebut berbunyi “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.” Dan cita-cita yang juga diungkapkan dalam kalimat “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia.

“Dan sebagai kepala desa, saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, pada bulan Agustus ini dimana kita semua diwajibkan untuk memasang dan mengibarkan bendera merah putih di halaman kantor dan rumah kita masing-masing, sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah swt, dan sebagai bentuk apresiasi penghargaan Atas jasa dan pengorbanan para tokoh pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia kita wajib menghormati dan menghargai nya,”tutupnya, kepala desa, TB masao, Sudin, A. S.P.d. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *