Kadis PUPR Murung Raya Apresiasi Pekerja Konstruksi di Hari Buruh 2026

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kadis PUPR Murung Raya Paulus Manginte: Hari Buruh Apresiasi Pekerja Konstruksi sebagai Pilar Pembangunan Infrastruktur. Sabtu, 02/05/2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Murung Raya, Paulus Manginte, S.T., M.T., menyampaikan penghargaan kepada seluruh pekerja konstruksi dan infrastruktur dalam peringatan Hari Buruh Nasional 2026.

“Selamat Hari Buruh Nasional 2026. Hormat kami untuk para mandor, tukang, operator alat berat, pengawas lapangan, juru gambar, teknisi jalan dan jembatan, petugas kebersihan, pekerja drainase, hingga karyawan jasa konstruksi. Tangan saudara-saudara sekalian yang menegakkan infrastruktur Murung Raya,” ujar Paulus Manginte.

Pekerja Konstruksi, Urat Nadi Konektivitas Daerah

Paulus menegaskan bahwa percepatan pembangunan Murung Raya tidak lepas dari dedikasi para pekerja lapangan.

“Jalan, jembatan, irigasi, gedung layanan publik, hingga sistem air bersih terbangun berkat disiplin dan keterampilan pekerja konstruksi. Mereka memastikan konektivitas desa ke kota, kelancaran distribusi logistik, serta pelayanan dasar yang menjangkau masyarakat,” jelasnya.

Utamakan K3, Kompetensi, dan Perlindungan Tenaga Kerja

Sebagai Kepala Dinas PUPR, Paulus menekankan pentingnya keselamatan kerja serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di setiap proyek wajib tanpa kompromi. Kami juga mendorong sertifikasi SKK Konstruksi bagi tenaga terampil, pelatihan operator alat berat, serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja proyek. Upah sesuai standar dan pembayaran tepat waktu merupakan hak yang harus dipenuhi,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

“Program pelatihan kami arahkan pada konstruksi hijau, pengelolaan limbah proyek, teknologi perkerasan ramah lingkungan, serta mitigasi bencana. Tenaga kerja konstruksi Murung Raya harus adaptif terhadap standar mutu nasional dan tuntutan pembangunan rendah karbon,” tambahnya.

Kemitraan untuk Iklim Kerja yang Sehat
Paulus mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk asosiasi jasa konstruksi, konsultan, kontraktor, dan serikat pekerja, untuk memperkuat kemitraan.

“Hari Buruh menjadi pengingat bahwa kualitas infrastruktur lahir dari hubungan kerja yang adil. Rantai pasok proyek harus sehat, kontrak transparan, dan setiap sengketa diselesaikan melalui musyawarah. Jika pekerja sejahtera, mutu konstruksi terjaga, maka manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Peringatan Hari Buruh Nasional 2026 di Murung Raya berlangsung aman dan kondusif.

Dinas PUPR turut menggelar apel siaga K3, simulasi tanggap darurat proyek, pemeriksaan kesehatan gratis bagi pekerja lapangan, serta dialog keselamatan konstruksi bersama Disnakertrans, BPJS Ketenagakerjaan, dan asosiasi penyedia jasa. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *