MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Murung Raya, Paulus Manginte, ST, M.T, berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur melalui pembinaan dan pelatihan jasa konstruksi. Minggu, 13/07/2025.
Paulus Manginte, menekankan pentingnya evaluasi rutin untuk memperbaiki pelaksanaan proyek infrastruktur yang lebih efektif dan efisien.
“Kami selalu lakukan evaluasi untuk mengidentifikasi kekurangan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur, untuk dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pelaksanaan pekerjaan di lapangan,” ujar Paulus
Ia juga mengatakan, Dinas PUPR akan menyesuaikan regulasi dengan perkembangan terkini, selain itu, aspirasi masyarakat terkait infrastruktur, baik jalan, jembatan, sungai, maupun irigasi, turut menjadi perhatian dalam perencanaan ke depan.
“Sesuai dengan Anggaran yang sudah di anggarkan oleh pemerintah dan DPRD dengan tidak melebihi dan mengurangi Regulasi yang ada Tentunya kita akan berupaya memberikan pelayanan terbaik melalui peningkatan kualitas keterampilan, walaupun dalam kondisi efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah itu terbatas kita tetap berupaya semaksimal mungkin karena kita ma’lum kalau anggaran untuk pembangunan tidak semua yang sudah diusulkan oleh masyarakat bisa terpenuhi dalam satu tahapan akan tetapi Kita bisa mengutamakan kepentingan masyarakat yang dianggap prioritas,” pungkas Paulus Manginte, ST, M.T, pada Akar Rumput,
Dalam hal pengendalian biaya proyek, Dinas PUPR juga secara berkala melakukan survei harga satuan bahan bangunan dan upah tenaga kerja, hal ini dilakukan setiap dua semester guna memastikan harga yang wajar dan sesuai standar regional.
“Kadis PUPR Mura, Paulus Manginte, juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam setiap proyek konstruksi, untuk memastikan proyek berjalan dengan lancar, serta keselamatan tenaga kerjanya.
“Kita juga mendorong penyedia jasa untuk selalu mengikuti spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, jangan keluar dari spesifikasi teknis karena itu sudah berdasarkan penelitian, jika ada pelanggaran, kualitas proyek akan menurun dan berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegasnya.
Dalam hal tersebut Ia, tak lupa mengingatkan pentingnya sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi, setiap pekerja harus memiliki sertifikasi sesuai standar, baik untuk operator, teknisi, maupun jenjang lainnya.
“Agar tenaga kerja kita semakin kompeten dan profesional, maka BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan juga harus dipastikan agar perlindungan tenaga kerja lebih optimal,” pungkasnya. [Longking]
Kadis PUPR Murung Raya Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Melalui Pelatihan dan Evaluasi
Kegiatan pemerintah

