Karhutla Turunkan Kualitas Udara, Wabup Rahmanto Perkuat Kesiapsiagaan Kesehatan Hingga Desa

Kegiatan pemerintah

Otomatif8228 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah menyebabkan kualitas udara di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, menurun hingga berada pada kategori tidak sehat. Minggu, 20/09/2026.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Murung Raya memperkuat langkah perlindungan kesehatan masyarakat.

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap serta meminta seluruh jajaran terkait memastikan kesiapsiagaan layanan kesehatan hingga tingkat kecamatan dan desa.

Dalam keterangannya di Puruk Cahu, Sabtu (19/9/2026), Rahmanto menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk akibat paparan asap karhutla.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk mengutamakan kesehatan. Selama kualitas udara belum sehat, penggunaan masker sangat dianjurkan setiap kali beraktivitas di luar rumah,” ujar Rahmanto.

Selain menggunakan masker, masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, khususnya ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan agar mengurangi paparan udara yang tercemar.
“Jika mengalami sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya, segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat. Jangan ditunda,” tegasnya.

Sebagai bagian dari langkah penanganan dampak kabut asap, Pemerintah Kabupaten Murung Raya juga telah menyiapkan Rumah Oksigen sebagai salah satu fasilitas pelayanan bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kualitas udara yang buruk.

Rahmanto meminta seluruh perangkat daerah terkait memastikan kesiapan pelayanan dan ketersediaan oksigen tetap terjaga, termasuk di wilayah kecamatan dan desa.

“Saya telah menginstruksikan seluruh dinas terkait untuk siaga penuh. Pastikan suplai oksigen tersedia hingga kecamatan dan desa, agar pertolongan bagi warga terdampak kabut asap dapat dilakukan dengan cepat,” jelasnya.

Di sisi lain, upaya pencegahan dan penanganan karhutla terus dilakukan secara terpadu. Pemerintah daerah memperkuat koordinasi bersama TNI, Polri, BPBD, serta tim gabungan untuk melakukan pemantauan, pencegahan, dan pemadaman terhadap titik-titik api yang masih teridentifikasi.

Langkah tersebut diharapkan dapat menekan dampak karhutla sekaligus mempercepat pemulihan kualitas udara di Kabupaten Murung Raya, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman di Bumi Tana Malai Tolung Lingu. [Longking]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *