Kepala Kemenag Murung Raya H. Maslan: Guru Adalah Agen Perubahan Dalam Membangun Pendidikan Berkualitas

Kegiatan pemerintah

RELIGI5258 Dilihat


MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Murung Raya, H. Maslan, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Temu Pendidik Nusantara XIII (TPN XIII) yang diselenggarakan di MTsN 1 Murung Raya. Sabtu, 18/07/2026.


Mengusung tema “Cita-Cita Kolektif Kewargaan Desa Dunia”, kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi bagi para guru, tenaga kependidikan, komunitas belajar, dan pegiat pendidikan untuk saling berbagi pengalaman, praktik baik, serta gagasan inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Murung Raya.


Dalam pemaparannya, H. Maslan menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak semata.

Menurutnya, dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, satuan pendidikan, guru, orang tua, dan masyarakat agar tercipta ekosistem pendidikan yang adaptif, inklusif, serta berorientasi pada pembentukan karakter.


“Kemajuan pendidikan lahir dari ekosistem yang adaptif, inklusif, dan berkarakter. Hal itu hanya dapat terwujud apabila pemerintah, satuan pendidikan, guru, orang tua, dan masyarakat bergerak bersama membangun pendidikan yang berkualitas,” ujar H. Maslan.


Ia menekankan bahwa guru memegang peran strategis sebagai agen perubahan yang berada di garis terdepan dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, cerdas, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.


Menurutnya, peningkatan kapasitas guru harus menjadi perhatian bersama agar proses pembelajaran terus berkembang mengikuti kebutuhan peserta didik dan kemajuan teknologi.


Dalam kesempatan tersebut, H. Maslan juga mendorong para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan dan penguatan literasi digital, membangun budaya belajar yang aktif di lingkungan sekolah maupun komunitas, serta memanfaatkan inovasi dan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran yang lebih kontekstual, kreatif, dan relevan.


“Forum seperti Temu Pendidik Nusantara sangat penting karena menjadi ruang untuk memperluas wawasan, membangun jejaring profesional, berbagi praktik baik, sekaligus menemukan solusi atas berbagai tantangan pendidikan yang dihadapi di daerah,” tegasnya.


Kegiatan TPN XIII berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi. Para peserta aktif mengikuti diskusi, sesi berbagi praktik baik, hingga forum kolaboratif yang diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan lokal tanpa mengesampingkan standar pendidikan nasional.


Melalui partisipasinya dalam kegiatan tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Murung Raya kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan, khususnya pada lembaga pendidikan di bawah binaan Kementerian Agama maupun melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.


Diharapkan, semangat kolaborasi yang terbangun dalam Temu Pendidik Nusantara XIII dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas, inklusif, berkarakter, serta mampu melahirkan generasi yang berdaya saing menuju Indonesia Emas. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *