Ketua DPRD Murung Raya Ingatkan Operator Taxi Sungai Kurangi Muatan Demi Keselamatan di Musim Kemarau

Kegiatan pemerintah

HIBURAN5709 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mengimbau seluruh operator taxi jalur air Sungai Barito yang melayani rute Muara Teweh–Sumber Barito, serta masyarakat pengguna jasa transportasi sungai, agar mengutamakan keselamatan selama musim kemarau. Selasa, 14/07/2026.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul menurunnya debit air Sungai Barito akibat musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko pelayaran.

Kondisi ini menyebabkan sejumlah titik sungai menjadi lebih dangkal sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra dari para operator maupun penumpang.

Rumiadi menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pelayaran.

“Musim kemarau mengubah karakteristik Sungai Barito. Kedalaman air menyusut, arus berubah, dan beberapa titik menjadi rawan. Karena itu, para operator harus bijak dalam menentukan jumlah muatan agar perjalanan tetap aman,” ujar Rumiadi.

Ia meminta seluruh operator kapal untuk menyesuaikan kapasitas muatan secara proporsional sesuai spesifikasi teknis kapal serta mematuhi rekomendasi dari Dinas Perhubungan dan Pelayaran Kabupaten Murung Raya.

Menurutnya, pengurangan kapasitas muatan bukan bertujuan membatasi aktivitas usaha para operator, melainkan sebagai langkah preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan di perairan.

“Apabila terjadi kecelakaan, dampaknya bukan hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap transportasi sungai. Karena itu, pencegahan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Selain kepada operator, Rumiadi juga mengajak masyarakat agar turut berperan aktif dengan tidak memaksakan diri menaiki kapal yang telah melebihi kapasitas. Kesadaran bersama dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan transportasi sungai yang aman.

Lebih lanjut, Ketua DPRD mendorong Dinas Perhubungan dan Pelayaran Kabupaten Murung Raya untuk meningkatkan pengawasan di lapangan, memperkuat sosialisasi kepada operator dan masyarakat, serta menegakkan aturan secara konsisten.

Ia juga menilai perlunya pemetaan terhadap kondisi kapal, jumlah penumpang, serta titik-titik rawan di sepanjang Sungai Barito agar kebijakan keselamatan dapat disusun secara lebih tepat sasaran.

Rumiadi berharap, melalui sinergi antara pemerintah daerah, operator transportasi sungai, dan masyarakat, aktivitas transportasi di Sungai Barito tetap berjalan lancar, aman, dan nyaman meskipun menghadapi tantangan musim kemarau.

“Keselamatan penumpang harus menjadi tanggung jawab bersama. Dengan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan, kita dapat meminimalkan risiko serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi sungai di Kabupaten Murung Raya,” pungkasnya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *