Ketua Komisi I DPRD Murung Raya Larang Balapan Liar Saat Kabut Asap, Keselamatan Anak Jadi Prioritas

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kualitas udara di Kabupaten Murung Raya kembali memburuk akibat kabut asap dan debu. Minggu, 23/08/2026.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja yang rentan terpapar polusi udara.

Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos, mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, untuk tidak melakukan aktivitas balapan liar selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Murung Raya.

Menurutnya, aktivitas balapan liar di tengah kondisi jarak pandang yang terbatas sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Selain itu, aktivitas tersebut juga dapat mengganggu kelancaran kendaraan yang sedang menjalankan tugas pelayanan dan penanganan keadaan darurat.

“Tidak ada alasan untuk melakukan balapan liar, apalagi di tengah kondisi kabut asap dan debu seperti saat ini. Keselamatan harus menjadi prioritas. Jalan juga harus tetap lancar bagi kendaraan yang sedang menjalankan tugas, terutama ambulans, pemadam kebakaran, TNI/Polri, serta pihak lain yang sedang bertugas dalam kondisi darurat,” tegas Rejikinoor di Kantor DPRD Murung Raya, Jumat, 22 Agustus 2026.

Dampak Kesehatan dan Keselamatan Jadi Perhatian Utama

Rejikinoor menjelaskan, imbauan tersebut didasarkan pada dua pertimbangan utama, yakni perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Dari sisi kesehatan, paparan asap dan debu dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata, batuk, serta gangguan pernapasan lainnya.

Aktivitas fisik di luar ruangan, terutama yang dilakukan dalam waktu lama, dapat meningkatkan paparan terhadap polusi udara.

Sementara dari sisi keselamatan, jarak pandang yang menurun akibat kabut asap dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Kondisi tersebut menjadi semakin berbahaya apabila kendaraan dipacu dengan kecepatan tinggi.

Selain membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, aktivitas balapan liar juga dikhawatirkan dapat menghambat perjalanan kendaraan darurat yang membutuhkan akses jalan secara cepat.

“Jangan sampai kegiatan yang tidak bermanfaat justru membahayakan diri sendiri dan orang lain. Dalam kondisi seperti sekarang, kita semua harus lebih peduli terhadap kesehatan dan keselamatan bersama,” ujarnya.

Dorong Peran Sekolah dan Keluarga
Sebagai mitra pemerintah daerah dalam bidang pendidikan dan kesehatan, Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya juga mendorong sekolah, tenaga pendidik, orang tua, serta organisasi kepemudaan untuk meningkatkan edukasi kepada anak-anak dan remaja mengenai bahaya kabut asap.

Sekolah diharapkan dapat menyesuaikan kegiatan belajar mengajar dengan kondisi kualitas udara, termasuk membatasi aktivitas luar ruangan apabila kabut asap semakin pekat. Penggunaan masker juga dianjurkan saat masyarakat harus beraktivitas di luar rumah.

Sementara itu, orang tua diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak, terutama kegiatan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Rejikinoor juga berharap aparat terkait dan pemerintah di tingkat kecamatan hingga desa terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat serta melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap kegiatan yang dapat membahayakan warga di tengah kondisi kabut asap.

“Kesehatan dan keselamatan anak-anak kita adalah prioritas. Jangan sampai karena kelalaian dan kurangnya pengawasan, mereka justru menjadi korban. Mari kita jaga bersama, utamakan keselamatan, kurangi aktivitas di luar rumah, dan berikan kelancaran kepada petugas yang sedang menjalankan tugas di lapangan,” pungkasnya.

Fokus pemberitaan: H. Rejikinoor, S.Sos mengimbau remaja menghentikan balapan liar selama kabut asap untuk melindungi kesehatan dan keselamatan.

Pesan kunci: Kurangi aktivitas luar ruangan selama kabut asap, hindari balapan liar, dan utamakan keselamatan serta kelancaran kendaraan yang bertugas dalam kondisi darurat. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *