BENGKULU SELATAN / SEMAKU.net – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi penopang kesehatan dan gizi siswa justru menimbulkan tanda tanya besar di SMA Negeri 1 Bengkulu Selatan. Selasa, 23/09/2025.
Sejumlah murid mengaku kecewa dengan kualitas makanan yang disajikan. Saat akan disantap, nasi terlihat sudah berbenang putih dan lembek, sementara buah semangka yang dibagikan kondisinya benyek seperti hampir membusuk. Bahkan, menurut keterangan murid, ada yang mengalami sakit perut setelah mengonsumsi hidangan tersebut.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran serius terkait kelayakan makanan yang disediakan. Alih-alih bergizi, justru dikhawatirkan bisa membahayakan kesehatan siswa.
Ironisnya, ketika awak media berupaya meminta klarifikasi langsung ke pihak ketua yayasan pengelola MBG yang beralamat di Jalan Gama, mereka enggan ditemui. Bahkan Ketua pengelola Dapur MBG, Wendi, meminta agar masalah ini tidak dipublikasikan oleh wartawan.
Tindakan tersebut semakin memunculkan pertanyaan besar: ada apa dengan pengelolaan makanan bergizi gratis di SMA N 1 Bengkulu Selatan? Mengapa pihak pengelola justru terkesan menutup-nutupi fakta di lapangan?
Program MBG yang digadang-gadang sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan generasi muda seharusnya berjalan transparan dan berkualitas.
Namun jika praktik seperti ini dibiarkan, bukan hanya program yang tercoreng, tapi juga keselamatan murid yang menjadi taruhannya.
Sampai diterbitkan nya berita ini konfirmasi pihak yang terkait akan di upayakan. [Dya]

