Pemdes Kuripan Melaksanakan Sosialisasi Tentang Penyalahgunaan Narkoba

Racun genersai muda

OTONOMI DAERAH344 Dilihat

BENGKULU SELATAN / SEMAKU.net – Pemerintah Desa (pemdes) Kuripan melaksanakan sosialisasi tentang penyalahgunaan obat- obatan terlarang dan narkoba di kantor serbaguna desa Kuripan kecamatan Bunga Mas kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu. Jum’at, 17/11/2023.

Acara tersebut berjalan dengan lancar , serta dihadiri oleh kepala Desa Hendri Mulyadi, Camat, Kapolsek, Babinsa, Puskesmas, pendamping, BPD, unsur Tripika lainnya, serta remaja masyarakat setempat.

Bahaya narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, bahkan Indonesia sudah dikategorikan darurat narkoba oleh pemerintah. Hal ini merujuk dari data Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa hampir 74% pemuda Indonesia sudah pernah menggunakan narkotika.

Mengingat begitu pentingnya menjaga masyarakat dan generasi emas Desa Kuripan, khususnya kalangan pelajar dan remaja, Pada hari ini Jum’at Tanggal tujuh belas November duaribu duapuluh tiga. Pemerintah Desa Kuripan Kecamatan Bunga mas Kabupaten Bengkulu Selatan, bekerja sama dengan Polsek dan puskesmas setempat.

Dalam sambutannya Kepala Desa Kuripan Hendri Mulyadi mengatakan ” bahwa remaja dan pemuda adalah harapan keluarga, desa dan bangsa. Untuk itu perlu dipersiapkan pemuda yang sehat dan jauh dari narkoba guna menyongsong masa depan yang cerah”.

Nara sumber dalam materinya juga menegaskan “ penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda atau dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari.

Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh di gerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. Apalagi sekarang sasaran dari penyebaran narkoba ini bukan hanya orang dewasa lagi tapi kaum muda atau remaja“, tegasnya. [Dya]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *