Pemkab Murung Raya Gelar Rakor Percepatan Pembangunan SPPG Untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi dan Monitoring Pelaksanaan Pembangunan serta Rehabilitasi Sarana Prasarana Penunjang Gizi (SPPG) dalam rangka mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi wilayah terpencil atau 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) pada tahun anggaran 2025. Sabtu, 06/12/2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung A Setda Murung Raya, Puruk Cahu.

Rakor dipimpin oleh Asisten III Setda Murung Raya, Andri Raya, yang mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus. Pertemuan ini dihadiri perangkat daerah terkait, para camat, mitra atau investor BGN, pelaksana teknis, serta tim pengawas.

Seluruh pihak dilibatkan untuk memastikan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas penunjang gizi berjalan tepat sasaran dan sesuai standar pemerintah.

Menurut Andri Raya, Pemkab Murung Raya memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan Program MBG, terutama di wilayah dengan akses terbatas.

Ia menegaskan bahwa keberadaan SPPG sangat penting untuk menjamin distribusi makanan bergizi bagi anak sekolah dan kelompok rentan di daerah terpencil.

“Kami ingin memastikan pembangunan maupun rehabilitasi SPPG berjalan tepat waktu, memenuhi spesifikasi, dan mampu memberikan dampak nyata bagi pelaksanaan program makan bergizi gratis di wilayah 3T,” ujar Andri.

Ia menyampaikan bahwa pemantauan lapangan telah dilakukan di beberapa lokasi, namun progres fisik pembangunan masih belum sepenuhnya memenuhi target. Sementara itu, Runding Pelaksanaan MBG oleh BGN dijadwalkan berlangsung pada awal tahun 2026.

Lebih lanjut, Andri mengungkapkan bahwa hampir seluruh investor yang ditunjuk pada tahap pertama dan kedua pembangunan SPPG telah siap menjalani proses penilaian bulan ini. Mereka juga berkomitmen untuk mulai beroperasi pada awal 2026.

Pemkab Murung Raya berharap komitmen tersebut dapat mempercepat pelaksanaan program sesuai perencanaan.

“Tantangan ke depan masih besar. Koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar program ini berjalan efektif,” tegasnya. Ia juga meminta seluruh pihak mengantisipasi berbagai kendala lapangan, seperti kondisi geografis, akses transportasi, distribusi bahan baku, hingga kesiapan SDM pengelola SPPG.

Pemkab Murung Raya kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *