Pernikahan Putra Bupati Murung Raya, Yoga, Berlangsung Khidmat Dengan Adat Dayak Siang

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kekayaan budaya Kalimantan Tengah kembali bersinar dalam sebuah acara sakral yang berlangsung di Kabupaten Murung Raya. Kamis, 25/09/2025.

Putra sulung Bupati Murung Raya, Yoga, resmi menikahi Vany, putri pasangan Nestorio Donaldo Noky dan Agustina, dalam prosesi pernikahan adat Dayak Siang yang berlangsung di kediaman pribadi Bupati Heriyus, Jalan Batu Bondang No.100, Kota Puruk Cahu.

Sejak awal, suasana pernikahan dipenuhi dengan nuansa tradisional yang kental. Acara dimulai dengan atraksi Lawang Sekepeng dan Homopong, sebuah ritual penyambutan tamu yang menunjukkan penghormatan kepada keluarga dan para undangan.

Setelah itu, kedua keluarga besar bertemu dalam rangkaian prosesi untuk melanjutkan ke inti upacara pernikahan.

Salah satu bagian penting dari rangkaian pernikahan adalah Upacara Pemenuhan Jalan Adat, yang dipimpin oleh Demang dan Mantir Adat. Dalam ritual ini, keluarga mempelai pria menyerahkan seserahan simbolis kepada pihak mempelai wanita.

Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh orang tua mempelai pria dan diterima oleh keluarga mempelai wanita, disaksikan oleh kerabat besar dari kedua belah pihak.

Lebih dari sekadar seremoni, prosesi ini juga merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus sebagai pesan moral untuk menjaga dan melestarikan adat istiadat yang telah diwariskan. Berbagai perlengkapan adat pun disiapkan dengan sangat teliti dan penuh makna.

Rangkaian berikutnya adalah ritual Tampung Tawar, sebuah upacara simbolik yang dilaksanakan sebagai ungkapan doa dan rasa syukur atas kelancaran acara.

Doa restu dipanjatkan agar kehidupan rumah tangga kedua mempelai senantiasa dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Sebagai penutup, kedua mempelai diperkenalkan kepada masyarakat. Yoga dan Vany diperlakukan bak raja dan ratu, menerima doa restu dari orang tua, keluarga besar, tokoh adat, dan para tamu undangan.

Ritual Tampung Tawar kembali digelar sebagai tanda berkah dan perlindungan bagi perjalanan rumah tangga mereka.

Bupati Murung Raya, Heriyus, mengungkapkan kebanggaan dan rasa syukurnya atas terselenggaranya prosesi adat yang khidmat tersebut.

“Saya dan keluarga sangat berbahagia sekaligus bangga karena prosesi pernikahan putra kami dapat berlangsung dengan tradisi Dayak Siang yang penuh makna. Semoga ini menjadi pengingat bagi kita semua agar terus menjaga dan melestarikan adat warisan leluhur,” ujar Bupati Heriyus. [Longking]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *