MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pemerintah Kabupaten Murung Raya memberikan penghargaan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun melalui Penyematan dan Penyerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X, XX, dan XXX Tahun, Kamis, 14 Agustus 2026, di Puruk Cahu. Jum’at, 14/08/2026.
Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna. Di bawah balutan merah putih serta ornamen khas Dayak, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, disiplin, dan pengabdian para PNS dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus Midel Yoseph, S.E., didampingi Wakil Bupati Murung Raya, H. Rahmanto Muhidin, S.H.I.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Drs. Sarwo Mintarjo, Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., jajaran Forkopimda, unsur TNI, Polri, Kejaksaan, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta undangan lainnya.
Kesetiaan Diuji Waktu, Pengabdian Dihargai Negara
Satyalancana Karya Satya merupakan tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia yang diberikan kepada PNS atas kesetiaan, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, serta pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Penghargaan diberikan dalam tiga kategori masa pengabdian, yakni 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun.
Satu per satu penerima dipanggil untuk menerima dan mendapatkan penyematan tanda kehormatan. Bagi sebagian penerima, penghargaan tersebut menjadi penanda perjalanan panjang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan bentuk nyata apresiasi negara kepada para PNS yang telah memberikan darma baktinya kepada masyarakat. Jadikan Satyalancana ini sebagai motivasi untuk terus bekerja dengan integritas, loyalitas, dan semangat melayani.”
PNS Adalah Wajah Negara di Tengah
Masyarakat
Pengabdian para penerima Satyalancana tidak hanya tercermin dari lamanya masa kerja, tetapi juga dari peran mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ada guru yang mendidik generasi bangsa, tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan di tengah masyarakat, aparatur pemerintahan yang mengurus administrasi, hingga tenaga teknis yang memastikan roda pelayanan publik tetap berjalan.
Mereka mungkin tidak selalu berada di garis depan pemberitaan, namun pekerjaan mereka memiliki peran penting dalam menentukan kualitas pelayanan dan kehadiran pemerintah yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kehadiran pimpinan daerah, DPRD, Sekda, Forkopimda, dan jajaran OPD dalam prosesi tersebut juga menunjukkan bahwa penghargaan terhadap pengabdian aparatur merupakan bagian dari upaya bersama membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas.
Satyalancana Menjadi Motivasi untuk Terus Melayani
Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh aparatur untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik.
Pengabdian yang telah diberikan selama 10, 20, hingga 30 tahun diharapkan menjadi teladan bagi generasi aparatur berikutnya agar terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
Sebab, pembangunan Murung Raya tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga oleh dedikasi para aparatur yang menjalankan tugas tersebut dari hari ke hari.
Satyalancana Karya Satya menjadi simbol bahwa pengabdian yang dilakukan dengan ketulusan, disiplin, dan tanggung jawab akan selalu memiliki nilai dan penghargaan.
Reporter: Suara Akar Rumput
Satyalancana Karya Satya Disematkan, Pemkab Murung Raya Apresiasi Pengabdian PNS
Kegiatan pemerintah

