Ketua DPRD Murung Raya Imbau Warga Waspadai ISPA di Tengah Kemarau dan Debu

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kemarau panjang di Kabupaten Murung Raya menjadi perhatian DPRD karena berpotensi memengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Jum’at, 14/08/2026.

Debu yang beterbangan serta kabut asap dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam melindungi anak-anak dari paparan debu dan asap.

Ia mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.

“Kondisi kemarau panjang membuat debu dan asap lebih mudah beterbangan. Anak-anak harus mendapat perhatian khusus karena lebih rentan. Mari kita lakukan pencegahan sejak dini dan segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan,” ujar Rumiadi.

Rumiadi juga mendorong Dinas Kesehatan bersama seluruh jajaran fasilitas pelayanan kesehatan agar meningkatkan kesiapsiagaan selama kondisi kemarau berlangsung.

Rumah sakit, puskesmas, hingga pustu di desa-desa, termasuk wilayah pedalaman, diminta memastikan ketersediaan obat-obatan dan kesiapan tenaga kesehatan sehingga masyarakat tetap memperoleh pelayanan secara cepat dan optimal.

“Pelayanan kesehatan harus tetap berjalan dengan baik, termasuk di wilayah pedalaman. Jangan sampai kondisi geografis dan akses yang sulit membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan ketika membutuhkan,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas yang dapat memperburuk kualitas udara, seperti membakar sampah dan membuka lahan dengan cara membakar.

Rumiadi menilai upaya menjaga kesehatan selama kemarau membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat memiliki peran dalam menjaga lingkungan dan mencegah dampak yang lebih luas.

“Mari kita jaga diri, keluarga, dan lingkungan. Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, dampak kemarau terhadap kesehatan masyarakat dapat kita tekan,” pungkasnya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *