BENGKULU SELATAN / SEMAKU.net – Nasib malang yang dialami korban hipnotis saat berada di Rumah Sakit Umum Hasanuddin Damrah. Rabu, 19/11/2025.
Insiden tersebut terjadi pada Rabu, 19 November 2025 sekitar pukul 12.20 WIB, ketika korban tengah berada di area rumah sakit.
Kasus ini langsung mendapat penanganan dari Polres Bengkulu Selatan setelah laporan resmi masuk melalui SPKT. Petugas piket gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pengecekan lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan awal.
Korban diketahui bernama Mar’ah (67), warga Jalan Tebat Serai 1, Kecamatan Kota Manna. Ia melaporkan kehilangan sejumlah perhiasan emas berupa gelang, kalung, dan cincin yang selalu ia kenakan.
Total berat perhiasan tersebut diperkirakan mencapai 46 gram. Dugaan sementara, pelaku memanfaatkan kondisi korban yang sedang lengah untuk mengambil barang berharga itu.
Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Awilzan SIK MH, melalui Kapolsek Kota Manna, Iptu Erik Fahreza SH, membenarkan adanya penanganan laporan dugaan hipnotis tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pengecekan TKP dilakukan oleh personel piket Pamapta 1, Sat Reskrim, dan unit patroli Sabhara.
Dari keterangan awal, korban baru menyadari kehilangan perhiasannya setelah merasa ada perubahan pada tubuh serta barang yang ia pakai. korban sudah berada di Polres Bengkulu Selatan dan tengah dimintai keterangan guna pendalaman penyelidikan.
Seorang Perempuan Lanjut Usia di Bengkulu Selatan Menjadi Korban Dugaan Hipnotis
Pencuri an

