MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Akibat terjadinya kebakaran satu buah kios dan satu buah Rumah Seorang warga Desa Muara Untu, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, mengalami luka bakar, ringan di bagian kaki. Selasa, 29/04/2025.
Dan menurut keterangan dari warga desa’ setempat dua bangunan tersebut milik warga atas nama Aliat Sujali Rahman (46) kejadian ini di perkirakan sekitar pukul 09.00 WIB.
“Suara akar rumput menginformasikan pada hari ini Senin (29/04) terdapat dua buah bangunan yang terbakar, yakni satu buah rumah dan satu buah kios yang dimana diketahui bahwa kedua bangunan tersebut milik saudara Aliat Sujali Rahman, atau yang akrab dipanggil Sujali, warga setempat,” Tutur Kapolsek Murung, Ipda Yakobus Riko, saat dikonfirmasi di Puruk Cahu.
Atas kejadian tersebut menurut Riko, terdapat satu orang korban atas nama Atot Yang mengalami luka bakar ringan di kedua kakinya, dikarenakan pada saat berlari keluar dari kios terjatuh sehingga menyebabkan kedua kakinya mengalami luka bakar ringan, dan saat ini sudah ditangani oleh tim medis.
Awal terjadinya kebakaran Riko, juga menjelaskan menurut keterangan saksi yang ia dapatkan dari an Atot, Pada saat itu Atot bersama seorang warga yang bernama Berkat, berada di kios sedang memperbaiki sound system milik Aliat Sujali Rahman.
“Sebelumnya Sujali meminta tolong kepada dua orang ini untuk memperbaiki sound system miliknya, singkat cerita pada saat itu perbaikan pun segera dilakukan oleh dua orang servis ini, karena ada peralatan yang perlu di ganti dengan yang baru maka si pemilik son system Sujali pun terpaksa harus ke kota Puruk Cahu untuk membeli peralatan sound system yang rusak tersebut,” ungkap Riko. Saat ia menyampaikan keterangan dari dua orang saksi.
Di tengah kesibukannya dua orang servis ini tidak menyadari kalau tiba-tiba merasakan panas pada bagian punggung mereka dan keduanya langsung menoleh kebelakang dan terkejut melihat api yang sedang menyala di belakang mereka, hingga mereka pun berupaya untuk memadamkan sambil berteriak meminta tolong kepada tetangga dan warga setempat dan kemudian api dengan cepat membesar hingga merambat ke sebuah mesin genset yang berada di dalam kios tersebut.
Dan Di dalam genset menurut Sujali, berisi BBM jenis Pertalite, Yang memicu Api’ yang awalnya cuma membakar sebuah kios dengan cepat melahap sampai ke sebuah rumah yang berada di belakang kios.
Dan Riko juga mengatakan bangunan tersebut terbuat dari bahan kayu Jenis kayu Meranti kayu batu dan kayu tiang jenis ulin,” tambah Riko.
Untuk pemadaman sendiri menurut Riko, warga setempat tanggap darurat bergotong royong secara bersama-sama dengan menggunakan empat buah alkon untuk memadamkan api, dan sekitar 20 menit kemudian api pun berhasil di padamkan.
Setelah ditangani warga, pihak Damkar dan BPBD kabupaten setempat tiba di lokasi dan langsung melakukan penyiraman di sekitar lokasi kebakaran. Untuk memastikan bahwa api sudah benar-benar padam.
“Adapun penyebab terjadinya peristiwa kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang.
Bangunan rumah yang terbakar merupakan bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu serta atap dengan bahan sirap berlapis seng, sehingga api cepat menjalar dan membakar bangunan tersebut, dan pihak atas kejadian tersebut pihak korban mengalami kerugian yang masih di perkirakan diatas ratusan juta rupiah,” demikian Yakobus Riko.” [Longking]

