MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Sinode Umum Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) XXV Tahun 2026 resmi ditutup melalui ibadah penutupan yang digelar di Gereja Hosana Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya. Minggu, 12/07/2026.
Penutupan dilakukan secara resmi oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian persidangan sinode yang berlangsung selama sepekan dengan aman, tertib, lancar, dan penuh sukacita.
Sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di lingkungan Gereja Kalimantan Evangelis, Sinode Umum GKE XXV membahas berbagai agenda strategis, mulai dari arah kebijakan pelayanan gereja, penyempurnaan tata gereja, penyusunan program kerja, penguatan tata kelola organisasi, hingga pemilihan pimpinan sinode untuk masa bakti berikutnya.
Mengusung tema “Hiduplah sebagai Terang yang Membuahkan Keadilan dan Kebenaran” (Efesus 5:8b–9), sinode ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen gereja dalam menghadirkan pelayanan yang relevan serta memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menegaskan bahwa keberadaan GKE memiliki peran strategis, tidak hanya dalam membina kehidupan rohani umat, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
“Sinode GKE bukan hanya penting bagi kehidupan internal gereja, tetapi juga memiliki dampak yang luas bagi masyarakat. Kami berharap berbagai keputusan yang dihasilkan mampu memperkuat peran gereja sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan yang damai, menjunjung tinggi toleransi, mempererat persatuan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Heriyus.
Menurutnya, sinode bukan sekadar forum organisasi, melainkan momentum rohani untuk memperbarui komitmen iman, mempererat persaudaraan, melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang telah berjalan, sekaligus merumuskan arah pelayanan gereja agar tetap relevan menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Semangat utama sinode ini adalah berjalan bersama dalam tuntunan Tuhan untuk menghadirkan kasih, keadilan, dan pengharapan bagi sesama. Setiap kita memiliki peran dalam mewujudkan nilai-nilai tersebut sesuai dengan tema yang diangkat,” tambahnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan seluruh masyarakat, Bupati Heriyus menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Murung Raya sebagai tuan rumah Sinode Umum GKE XXV Tahun 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah Sinode Umum GKE XXV. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Semoga seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing dengan membawa berkat, sukacita, serta semangat pelayanan yang semakin kuat,” tuturnya.
Keberhasilan penyelenggaraan Sinode Umum GKE XXV tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari Majelis Sinode GKE, panitia pelaksana, aparat TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, aparatur sipil negara, dunia usaha, hingga seluruh masyarakat Murung Raya yang bersama-sama menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh peserta dan tamu yang datang dari berbagai wilayah di Kalimantan.
Dengan berakhirnya Sinode Umum GKE XXV Tahun 2026, Kabupaten Murung Raya tidak hanya berhasil menjadi tuan rumah forum gerejawi terbesar GKE, tetapi juga menunjukkan kapasitasnya sebagai daerah yang religius, toleran, ramah, serta mampu menyelenggarakan kegiatan berskala besar secara sukses dan penuh kebersamaan. [Longking]

