Sutrisno, S.T., Dorong Penguatan Pertanian, Perindustrian, dan Perdagangan Sebagai Pilar Ekonomi Rakyat Murung Raya

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi Partai Gerindra, Sutrisno, S.T., menyampaikan filosofi penuh makna, “Laksana ombak menempuh badai, jangankan angin topan pun jatuh.” Senin, 05/10/2026.

Filosofi tersebut menggambarkan semangat ketangguhan, daya juang, dan optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, khususnya dalam memperkuat perekonomian masyarakat di Kabupaten Murung Raya.

Menurut Sutrisno, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memperhatikan sektor-sektor yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, terutama pertanian, perindustrian, dan perdagangan.

Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Murung Raya memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Hasil pertanian, perkebunan karet, kelapa sawit rakyat, serta berbagai komoditas hortikultura merupakan potensi yang perlu dikelola dan dikembangkan secara optimal. Apabila hasil produksi tersebut diolah melalui industri lokal yang mampu memberikan nilai tambah, maka aktivitas perdagangan juga akan semakin berkembang,” ujar Sutrisno.

Ia menegaskan, penguatan ekonomi daerah perlu diarahkan pada upaya meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat.

Dengan demikian, Murung Raya tidak hanya mengandalkan penjualan bahan mentah, tetapi juga mampu mengembangkan industri pengolahan yang dapat membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam hal ini, DPRD memiliki peran penting dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar kebijakan pembangunan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Petani harus mendapatkan keuntungan yang layak, industri kecil harus tumbuh, dan perdagangan lokal harus semakin maju.

DPRD akan terus mendorong kebijakan, penganggaran, serta pengawasan yang mendukung perkembangan sektor-sektor tersebut. Jangan sampai hasil bumi Murung Raya hanya dijual dalam bentuk bahan mentah tanpa memberikan nilai tambah yang optimal bagi masyarakat setempat,” tegasnya.

Sutrisno juga menilai bahwa pengembangan pertanian, perindustrian, dan perdagangan harus berjalan beriringan. Pertanian yang produktif perlu didukung industri pengolahan yang memadai, sementara sektor perdagangan harus mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai Handep Haduhup Huang Ije Kapakat, yang mencerminkan kebersamaan, gotong royong, dan persatuan dalam mengelola potensi daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.

Ia berharap, melalui penguatan ketiga sektor tersebut, perekonomian masyarakat Murung Raya semakin tangguh dan mampu menghadapi berbagai tantangan, baik akibat perubahan kondisi pasar maupun dinamika perekonomian nasional.

“Badai ekonomi boleh datang, tetapi apabila pertanian kita kuat, industri kita berkembang, dan perdagangan kita semakin maju, maka fondasi ekonomi masyarakat Murung Raya akan semakin kokoh. Inilah semangat yang harus kita bangun bersama demi kesejahteraan rakyat,” pungkas Sutrisno. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *