Tragedi Pekerja Meninggal di Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Penanganan Kasus Dipertanyakan

Kecelakaan

Berita1580 Dilihat

BENGKULU, KAUR / SEMAKU.net – Hampir tiga bulan berlalu sejak peristiwa meninggalnya seorang pekerja di lokasi pembangunan Gedung Sekolah Rakyat (SR) di wilayah hukum Polres Kaur. Kamis, 30/07/2026.

Namun, hingga kini penanganan kasus tersebut dinilai belum menunjukkan kejelasan, sehingga menimbulkan pertanyaan dari sejumlah pihak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyidik Polres Kaur telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait.

Meski demikian, hingga Kamis (30/7/2026), belum ada informasi resmi mengenai perkembangan penyidikan maupun penetapan pihak yang bertanggung jawab secara hukum.

Praktisi hukum sekaligus Masyarakat Peduli Hukum, Arsis Barwi, S.H., menilai kasus tersebut harus ditangani secara tuntas karena telah mengakibatkan korban jiwa.

“Kalau sudah terjadi korban meninggal dunia, maka proses hukumnya harus berjalan hingga tuntas. Perlu ditelusuri siapa pihak yang bertanggung jawab, baik dari pemilik alat berat, kontraktor, maupun pihak lain yang memiliki keterkaitan. Dalam waktu dekat saya akan mempertanyakan perkembangan penanganan perkara ini kepada Polres Kaur,” ujar Arsis.

Ia menambahkan, pemberian santunan kepada keluarga korban merupakan bentuk tanggung jawab sosial, namun hal tersebut tidak menghapus proses pertanggungjawaban hukum apabila ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran.

“Santunan kepada keluarga korban tetap harus diberikan, tetapi proses hukum juga harus tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Risdian, yang mengaku prihatin atas belum adanya perkembangan yang diketahui publik.

“Kami menyayangkan karena hingga hari ini belum ada informasi mengenai kelanjutan kasus tersebut. Masyarakat tentu berharap ada kepastian hukum dan keterbukaan mengenai perkembangan penanganannya agar kepercayaan publik terhadap penegakan hukum tetap terjaga,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Polres Kaur terkait perkembangan penyelidikan maupun penyidikan kasus tersebut. Media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak kepolisian untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut.

Naskah ini sudah disusun dengan gaya pemberitaan yang lebih profesional, menggunakan bahasa yang lebih baku, serta menghindari pernyataan yang dapat dianggap sebagai kesimpulan sebelum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *