Dukcapil Murung Raya Gencarkan Layanan Jemput Bola, Pastikan Warga Miliki Dokumen Kependudukan

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Guna untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat kabupaten Murung Raya sudah memiliki dokumen kependudukan yang sah,
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Murung Raya terus mengintensifkan pelayanan langsung ke masyarakat melalui program jemput bola. Jum’at, 04/07/2025.

“Dalam upaya memudahkan layanan ke daerah-daerah yang sulit dijangkau, Dukcapil secara rutin menggelar pelayanan administrasi kependudukan pihak Dis dukcafil turun langsung ke setiap desa. (4/7/2025),

Pihak Dukcapil memberikan layanan terintegrasi ke setiap Desa dalam 10 kecamatan, lingkup kabupaten Murung Raya, secara bertahap,

“Kami tidak hanya fokus melayani masyarakat di pusat kecamatan saja, tetapi juga masuk ke desa-desa yang letaknya cukup terpencil. Prioritas kami adalah seluruh warga, tanpa terkecuali,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Murung Raya, Regita.

Kadis Dukcapil Kabupaten Murung Raya, REGITA, menambahkan, dalam pelaksanaan layanan rute ini, Dukcapil turut memperhatikan kebutuhan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan warga yang sedang sakit. Mereka mendapatkan pelayanan khusus berupa kunjungan langsung untuk perekaman data, termasuk pengambilan foto di rumah maupun di rumah sakit.” Tutur nya

,Regita juga tidak mempermasalahkan adanya hambatan di lapangan. Salah satu tantangan utama adalah minimnya laporan dari warga yang belum memiliki KTP kepada perangkat desa atau kelurahan. Hal ini membuat proses pendataan menjadi tidak optimal.

“Sering kali kami kesulitan mendeteksi warga yang belum memiliki dokumen karena tidak adanya informasi awal dari tingkat desa. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami di lapangan,” ungkapnya.

Faktor geografis yang menjadi kendala utama masyarakat dalam mengakses layanan Dukcapil juga menjadi perhatian. Jarak yang jauh antara desa dan ibu kota kabupaten membuat warga harus mengeluarkan biaya besar untuk pengurusan dokumen.

“Karena biaya perjalanan ke kantor cukup tinggi, kami memutuskan untuk turun langsung ke lapangan. Ini lebih efisien dan memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat,” tambah Regita.

Seluruh layanan yang diberikan dalam program ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Regita menegaskan bahwa Dukcapil ingin memastikan tidak ada hambatan finansial yang menghalangi masyarakat untuk memperoleh dokumen resmi.

“Semua layanan kami gratis. Ini adalah bentuk kepedulian kami agar masyarakat bisa memperoleh hak administrasi mereka dengan mudah,” tegasnya.

Program jemput bola ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Banyak warga merasa terbantu dengan kehadiran petugas di desa mereka, terlebih bagi yang sebelumnya kesulitan menjangkau kantor pelayanan akibat keterbatasan akses dan biaya. [Longking]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *