MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Penurunan transfer ke daerah dari pemerintah pusat menjadi momentum bagi pemerintah desa untuk meningkatkan efisiensi anggaran serta mengembangkan sumber pendapatan asli desa (PADes). Sabtu, 18/10/2025.
Kondisi fiskal yang terbatas menuntut kepala desa dan perangkatnya lebih cermat menentukan arah pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi PKS, Imanudin, S.Pd.I, menekankan pentingnya efisiensi anggaran dalam pembangunan desa.
“Efisiensi anggaran bukan sekadar menghemat, tetapi memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan warga,” ujarnya dalam kegiatan Reses Masa Sidang III DPRD Kabupaten Murung Raya.
Menurutnya, program pembangunan desa harus difokuskan pada skala prioritas, terutama yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, akses jalan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi produktif.
Selain itu, penguatan sumber daya manusia (SDM) desa melalui pelatihan usaha, digitalisasi administrasi, serta inovasi ekonomi lokal juga merupakan investasi jangka panjang yang efisien dan berkelanjutan.
“Desa tidak harus selalu bergantung pada transfer pusat. Kini saatnya desa mengembangkan PADes melalui pengelolaan aset, BUMDes, dan kemitraan dengan sektor swasta,” tambah Imanudin.
Ia berharap, dengan kesadaran bersama dan tata kelola anggaran yang efisien, pembangunan desa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Imanudin juga menegaskan agar pada pelaksanaan anggaran tahun 2026, serapan anggaran dapat berjalan lebih baik, terencana, dan tepat sasaran. [Longking]
Efisiensi Anggaran Desa Jadi Kunci Pembangunan Berkelanjutan di Tengah Penurunan Transfer Pusat
Kegiatan pemerintah

