Hadapi Kemarau Panjang, Distanik Murung Raya Bimbing Petani dan Peternak Melalui Media Online

Kegiatan pemerintah

Berita2547 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Musim kemarau panjang menjadi tantangan bagi sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Murung Raya. Jum’at, 14/08/2026.

Kondisi tanah yang mengering, keterbatasan air, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan perhatian dan langkah antisipasi dari para petani maupun peternak.

Merespons kondisi tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanik) Kabupaten Murung Raya, Sri Karyawati, memberikan bimbingan dan imbauan kepada petani serta peternak melalui media online.

Bimbingan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara menjaga kesehatan ternak, mempertahankan produktivitas tanaman, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla selama musim kemarau.

Jaga Ternak dan Kebersihan Kandang
Sri Karyawati mengingatkan para peternak agar memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan dan kebutuhan air minum ternak selama cuaca panas.

Air minum harus tersedia dalam jumlah yang cukup dan bersih. Kebersihan kandang serta lingkungan sekitar juga perlu dijaga secara rutin untuk mencegah munculnya penyakit dan hama. Selain itu, sirkulasi udara di dalam kandang harus diperhatikan agar ternak tidak mengalami stres akibat suhu panas.

Perawatan Tanaman di Tengah Kemarau
Bagi petani, penyiraman tanaman menjadi salah satu langkah penting untuk mempertahankan pertumbuhan tanaman.

Penyiraman dianjurkan dilakukan pada pagi atau sore hari untuk mengurangi penguapan.
Petani juga diimbau membersihkan gulma di sekitar tanaman sehingga persediaan air dan unsur hara dapat dimanfaatkan secara optimal oleh tanaman.

Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu mempertahankan kondisi tanaman sekaligus mengurangi risiko penurunan hasil produksi akibat kekeringan.

Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan
Selain persoalan pertanian dan peternakan, Sri Karyawati menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Musim kemarau meningkatkan risiko munculnya titik api, terutama ketika lahan dan vegetasi berada dalam kondisi kering.

“Jika harus membersihkan lahan, lakukan dengan cara yang aman. Jangan membakar sembarangan. Siapkan alat pemadam sederhana di sekitar lahan. Lebih baik mencegah daripada menyesal di kemudian hari.”

Ia menegaskan, setiap kegiatan pembukaan atau pembersihan lahan harus dilakukan secara aman dan sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan karena api dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Asap akibat kebakaran juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta merugikan petani dan warga lainnya.

Teknologi Memperluas Jangkauan Penyuluhan

Pemanfaatan media online menjadi salah satu upaya Distanik Murung Raya untuk mempercepat penyampaian informasi kepada petani dan peternak, termasuk masyarakat yang berada di wilayah pedalaman.

Melalui penyuluhan dan informasi secara daring, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pengetahuan mengenai langkah-langkah menghadapi kemarau tanpa harus menunggu kegiatan tatap muka.

“Di samping menjaga kesehatan ternak dan kesuburan tanaman, kita juga punya tanggung jawab besar menjaga hutan dan lahan. Jangan sampai kemarau membuat kita lengah. Mari bertani dan beternak dengan cerdas dan aman.”

Bersama Hadapi Kemarau

Distanik Murung Raya berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan informasi kepada masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau, baik melalui penyuluhan maupun pendampingan di lapangan.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu petani dan peternak mempertahankan produktivitas, menekan potensi kerugian, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Sebab, menghadapi kemarau bukan hanya tentang mempertahankan hasil pertanian dan kesehatan ternak, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian penting dari keberlanjutan kehidupan masyarakat Murung Raya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *