Kadis Ketahanan Pangan Murung Raya Lentine Miraya Tekankan Pentingnya Kemandirian Pangan Hadapi Persaingan Global

Pangan

TEKNOLOGI6419 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya, Lentine Miraya, menyoroti secara tajam pentingnya kesiapan daerah dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif, terutama di sektor pangan yang kini menjadi isu strategis dunia. Rabu, 21/10/2026.

Menurut Lentine Miraya, ketahanan pangan tidak lagi bisa dipandang sebagai isu lokal semata, melainkan sebagai pilar utama kedaulatan daerah dan ketahanan nasional di tengah ancaman krisis pangan global, perubahan iklim ekstrem, fluktuasi harga komoditas, dan disrupsi rantai pasok internasional.

“Persaingan global hari ini sangat nyata dan keras. Negara-negara di seluruh dunia berlomba-lomba mengamankan pasokan pangannya. Jika kita di Murung Raya tidak siap dan tidak berbenah dari sekarang, kita hanya akan menjadi pasar dan penonton di negeri sendiri. Padahal, Murung Raya dianugerahi lahan yang luas dan sumber daya alam yang melimpah. Kita harus menjadi pemain utama, bukan hanya konsumen,” tegas Lentine Miraya.

Mantan birokrat yang dikenal visioner ini menegaskan bahwa untuk memenangkan persaingan global, Murung Raya harus membangun kemandirian pangan melalui strategi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Strategi tersebut meliputi peningkatan produksi dan produktivitas pangan lokal melalui transformasi menuju pertanian modern dengan pemanfaatan teknologi, penggunaan bibit unggul, dan optimalisasi lahan tidur serta pekarangan rumah tangga menjadi lahan produktif.

Selain itu, pihaknya mendorong diversifikasi pangan sebagai langkah cerdas untuk mengurangi ketergantungan berlebihan pada beras. Potensi pangan lokal Murung Raya yang sangat kaya seperti jagung, singkong, sagu, dan berbagai jenis umbi-umbian harus diangkat dan diolah menjadi produk pangan yang bernilai ekonomi tinggi.

Tidak kalah penting, Lentine juga menekankan penguatan daya saing produk pangan lokal agar mampu menembus pasar regional, nasional, hingga global. Hal ini dilakukan melalui peningkatan kualitas, standarisasi produk, inovasi pengemasan, serta penguatan pemasaran digital bagi pelaku UMKM pangan.

“Ketahanan pangan adalah fondasi dari ketahanan nasional dan fondasi utama pembangunan Murung Raya. Ketika pangan kita kuat dan berdaulat, maka ekonomi kita akan kuat, masyarakat kita sejahtera, dan kita tidak akan mudah diintervensi oleh kepentingan global mana pun,” jelasnya.

Di bawah kepemimpinannya, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya terus mengakselerasi berbagai program strategis seperti Gerakan Pangan Murah untuk stabilisasi harga, pengembangan lumbung pangan desa sebagai cadangan pangan masyarakat, pembinaan intensif kepada kelompok tani, serta edukasi gizi kepada masyarakat tentang pentingnya pola konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).

Lentine Miraya juga memberikan motivasi khusus kepada para petani, pelaku UMKM pangan, dan generasi muda di Bumi Tana Malai Tolung Lingu untuk tidak ragu melihat sektor pangan sebagai peluang usaha yang modern, menjanjikan, dan bermartabat.

“Jangan pernah malu menjadi petani modern. Petani hari ini adalah pengusaha pangan, pahlawan pangan bangsa. Dari tangan dingin petani dan pelaku pangan Murung Raya, kita tidak hanya mampu memberi makan daerah kita sendiri, tetapi juga ikut berkontribusi memberi makan Indonesia dan dunia. Inilah cara cerdas kita memenangkan persaingan global,” pungkas Lentine Miraya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *