Pemkab Murung Raya Genjot Transformasi Digital Kearsipan Melalui Bimtek SRIKANDI 2026

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan akuntabel melalui percepatan transformasi digital di bidang kearsipan. Jum’at, 24/07/2026.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi SRIKANDI Versi Terbaru Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E..

Kegiatan ini diikuti oleh kepala perangkat daerah, pengelola kearsipan, serta operator SRIKANDI dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

Untuk memastikan implementasi berjalan sesuai standar nasional, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang memberikan materi, pendampingan teknis, serta pembaruan mengenai fitur-fitur terbaru dalam aplikasi SRIKANDI.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menegaskan bahwa digitalisasi kearsipan merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat.

“Transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mendasar untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Digitalisasi juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Murung Raya,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) merupakan aplikasi nasional yang mendukung pengelolaan arsip dinamis secara elektronik dan terintegrasi dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Melalui aplikasi ini, seluruh proses administrasi, mulai dari tata naskah dinas, persuratan, hingga penyimpanan arsip digital, dapat dilakukan secara lebih tertib, cepat, dan efisien.

Meski demikian, Bupati menekankan bahwa keberhasilan implementasi teknologi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistem, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

“Keberhasilan penerapan teknologi tidak hanya terletak pada kemajuan perangkat keras maupun perangkat lunak, tetapi sangat ditentukan oleh kompetensi sumber daya manusia yang mengelolanya.

Oleh karena itu, saya berharap seluruh peserta mengikuti bimtek ini dengan sungguh-sungguh agar mampu mengimplementasikan SRIKANDI secara optimal di unit kerja masing-masing,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Heriyus menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah agar memberikan dukungan penuh terhadap implementasi aplikasi SRIKANDI, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung, peningkatan kapasitas aparatur secara berkelanjutan, maupun pengawasan yang konsisten agar penerapan sistem dapat berjalan secara efektif.

Melalui pelaksanaan Bimtek Implementasi Aplikasi SRIKANDI Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya menargetkan seluruh perangkat daerah mampu mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola arsip yang lebih tertib, aman, dan terdokumentasi dengan baik, sekaligus memperkuat budaya kerja berbasis digital sebagai bagian dari percepatan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Bumi Tana Malai Tolung Lingu. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *