MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Jika Bumi Tana Malai Tolung Lingu dikenal sebagai tanah para pemberani, maka hari ini, pahlawan baru telah lahir. Bukan dengan mandau, tapi dengan strategi di atas 64 petak papan catur. Jum’at, 30/10/2026.
Namanya *Rafa Firjatullah.* Usianya masih belia, langkahnya tenang, tatapannya fokus. Namun gebrakannya mengguncang jagat catur nasional!
Di tengah lautan *lebih dari 1.000 pecatur terbaik se-Nusantara*, dalam atmosfer panas dan penuh tekanan di Convention Hall UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Kota Serang, Banten, Rabu (28/10/2026), atlet muda binaan *Percasi Kabupaten Murung Raya* itu berdiri gagah di podium nasional sebagai *JUARA KETIGA NASIONAL Kategori Junior C Putra Kelompok Umur 15 Tahun!*
Sembilan babak pertandingan. Sembilan duel kecerdasan yang menguras mental dan fisik. Berhadapan dengan pecatur-pecatur unggulan dari Jawa, Sumatera, Sulawesi, hingga Papua, Rafa Firjatullah tampil tanpa gentar. Dengan kuda yang melompat lincah, gajah yang menusuk tajam, benteng yang kokoh, dan mental baja warisan leluhur Dayak, ia taklukkan satu per satu lawan tangguhnya.
*Ini bukan sekadar medali perunggu. Ini adalah sebuah pernyataan sikap!* Bahwa anak dari pedalaman, anak dari jantung Borneo, dari Kabupaten Murung Raya, MAMPU! Mampu bersaing, mampu menang, dan mampu mengharumkan nama daerah di panggung tertinggi nasional!
*BUPATI HERIYUS: INI KEBANGGAAN SELURUH MURUNG RAYA!*
Bupati Murung Raya, *Heriyus, S.E.,* menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangga yang meluap atas prestasi luar biasa tersebut.
“Saya sangat bangga atas prestasi yang diraih Rafa Firjatullah. Kau telah membuat seluruh Murung Raya terharu dan bangga! Kau buktikan bahwa dari Puruk Cahu, dari Bumi Tana Malai Tolung Lingu, kita bisa melahirkan juara nasional! Ini bukan hanya kemenangan pribadimu, ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Kabupaten Murung Raya dan Kalimantan Tengah!” ujar Bupati Heriyus penuh haru.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Heriyus juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada arsitek pembinaan catur Murung Raya, *Ketua Percasi Kabupaten Murung Raya, Pahala Budiawan Situmorang,* yang dengan dedikasi, kesabaran, dan konsistensi tanpa lelah membina bakat-bakat muda di daerah.
“Saya berterima kasih kepada Bapak Pahala Budiawan Situmorang. Di tangan dingin beliau, berlian-berlian kasar dari Murung Raya diasah menjadi permata juara. Inilah bentuk pembinaan yang sesungguhnya, berkelanjutan dan berbuah prestasi,” tegas Heriyus.
*PANGGILAN JIWA UNTUK GENERASI MUDA MURUNG RAYA!*
Wahai generasi muda Tana Malai Tolung Lingu!
Jika Rafa Firjatullah bisa, mengapa kalian tidak?
Jangan biarkan mimpi kalian terkubur oleh rasa minder dan keterbatasan. Jangan biarkan bakat kalian padam karena ragu. Lihatlah Rafa! Dari ruang latihan sederhana di Puruk Cahu, ia melangkah dengan percaya diri ke panggung nasional dan membuat seluruh Indonesia menoleh ke Murung Raya!
Pemerintah Kabupaten Murung Raya menegaskan komitmennya: pintu pembinaan terbuka lebar! Pemerintah Daerah akan selalu hadir, mendukung, dan mengantarkan putra-putri terbaik Murung Raya untuk tampil di kancah nasional, bahkan internasional!
Hari ini, Rafa Firjatullah telah menyalakan obor. Obor semangat. Obor harapan. Obor keberanian generasi muda.
Tugas kita semua adalah menjaga obor itu tetap menyala dan membawanya terbang lebih tinggi lagi. [Longking]

