Rejikinoor: Suka Tidak Suka, Kita Harus Mengikuti Arus Global di Era Modernisasi Teknologi

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadi sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Senin, 28/09/2026.

Suka atau tidak suka, masyarakat harus mampu beradaptasi dan mengikuti perkembangan zaman di tengah arus globalisasi dan modernisasi teknologi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos., saat menyikapi tantangan transformasi digital dan perkembangan teknologi informasi yang semakin memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Menurut Rejikinoor, kemajuan teknologi telah membawa perubahan dalam berbagai bidang, mulai dari tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pendidikan, perekonomian, hingga pola interaksi sosial masyarakat di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.

“Tidak ada pilihan lain. Kita tidak bisa menutup mata dan menolak kemajuan. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, kita harus adaptif, kreatif dan inovatif mengikuti arus global di era modernisasi teknologi ini,” ujar H. Rejikinoor.

Politisi senior yang membidangi urusan pemerintahan tersebut menekankan bahwa DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Murung Raya perlu terus mendorong pemanfaatan teknologi secara optimal untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan efektif.

Menurutnya, digitalisasi pelayanan publik, penguatan literasi digital bagi aparatur sipil negara (ASN) dan generasi muda, serta pemerataan akses internet hingga ke pelosok kecamatan dan desa merupakan bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi.

“Jika kita gagap teknologi, kita akan tertinggal. Tetapi jika kita mampu mengelola teknologi dengan bijak, maka teknologi akan menjadi akselerator untuk mewujudkan Murung Raya Semakin Maju Semakin Sejahtera,” tegasnya.

Di sisi lain, Rejikinoor mengingatkan agar kemajuan teknologi tetap diimbangi dengan penguatan nilai-nilai kearifan lokal, budaya dan religius. Hal ini penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, mampu memanfaatkan teknologi secara positif tanpa kehilangan jati diri dan karakter.

Ia juga mengajak generasi muda Murung Raya, khususnya anak-anak muda di akar rumput, agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu berkembang menjadi kreator dan inovator yang menghasilkan karya serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Teknologi harus kita jadikan sarana untuk membuka peluang, meningkatkan kreativitas dan menciptakan kemajuan. Generasi muda jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus berani menjadi pelaku dan menciptakan inovasi,” pungkasnya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *