MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Nahdlatul Ulama (NU) atas peran strategis organisasi tersebut dalam menjaga kebersamaan, persatuan, dan kerukunan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Jum’at, 28/08/2026.
Menurut Rumiadi, di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan golongan, keberadaan NU selama ini telah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menyejukkan kehidupan bermasyarakat sekaligus memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
NU sebagai Pilar Moderasi, Kebangsaan, dan Toleransi
Rumiadi menilai NU bukan sekadar organisasi keagamaan, tetapi juga merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial, persatuan bangsa, serta kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Kami mengapresiasi NU sebagai organisasi besar yang mampu menjadi perekat dan pemersatu umat maupun berbagai golongan. NU hadir dengan semangat moderasi, mengajarkan Islam yang ramah, toleran, serta menjunjung tinggi kecintaan terhadap tanah air. Nilai-nilai seperti inilah yang sangat penting bagi Murung Raya sebagai daerah yang masyarakatnya majemuk,” ujar Rumiadi.
Ia menegaskan, kiprah NU melalui berbagai bidang, mulai dari dakwah, pendidikan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan, telah memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan masyarakat tanpa memandang latar belakang.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sinergi Umat dan Pemerintah Perkuat Pembangunan Daerah
Sebagai legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Rumiadi juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, tokoh agama, serta seluruh organisasi kemasyarakatan keagamaan.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan hanya oleh pemerintah dan DPRD semata. Dibutuhkan dukungan serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar pembangunan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang merata.
“Pemerintah dan DPRD tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan NU dan seluruh organisasi kemasyarakatan keagamaan untuk bersama-sama membangun daerah ini. Persatuan adalah modal utama dalam pembangunan. Jika masyarakat dan umat hidup rukun, maka pembangunan akan berjalan dengan lebih baik, cepat, dan merata,” tegasnya.
Rumiadi berharap, NU terus mempertahankan perannya sebagai organisasi yang mampu menjaga kesejukan, memperkuat persaudaraan, dan merawat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Ia juga menilai bahwa dukungan terhadap peran kelembagaan keagamaan perlu menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
Sebab, pembangunan tidak hanya berorientasi pada kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus dibarengi dengan penguatan nilai moral, sosial, dan spiritual masyarakat.
Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, Rumiadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan serta memperkuat gotong royong demi mewujudkan Murung Raya yang maju, harmonis, dan sejahtera.
“Mari kita rawat persatuan. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk terpecah. Justru keberagaman yang kita miliki harus menjadi kekuatan bersama untuk membangun Murung Raya yang lebih baik,” pungkasnya. [Longking]

