Sekda Lynda Kristiane Tegaskan Peran Strategis Perempuan sebagai Motor Penggerak Perubahan di Murung Raya

Kegiatan pemerintah

HIBURAN6520 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar pembangunan kembali ditegaskan. Kamis, 29/10/2026.

Melalui *Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3ADALDUKKB)*, Pemkab Murung Raya menggelar *Pelatihan Manajemen Organisasi Perempuan Tahun 2026* di Aula Gedung B Cahai Ondhui Tingang, Kantor Bupati Murung Raya.

Kegiatan strategis tersebut dibuka secara resmi oleh *Sekretaris Daerah Murung Raya, Dra. Lynda Kristiane,* dan dihadiri Kepala DP3ADALDUKKB *Pirman Prihatin, http://S.KM., M.M.,* perwakilan TP-PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan, pimpinan OPD, pengurus organisasi perempuan keagamaan dan profesi, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan dan arahannya, Sekda Lynda Kristiane menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang tidak tergantikan dalam setiap lini pembangunan, mulai dari pendidikan karakter, kesehatan keluarga, ketahanan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Perempuan bukan lagi sekadar pelengkap. Perempuan adalah motor penggerak perubahan yang mampu menyentuh aspek paling mendasar dalam masyarakat. Jika perempuannya berdaya, maka keluarganya sejahtera, dan daerahnya akan maju,” tegas Lynda.

*Penguatan Empat Pilar Manajemen Organisasi*

Sekda Lynda berharap pelatihan ini menjadi momentum transformasi organisasi perempuan di Murung Raya agar semakin profesional, mandiri, dan berdampak.

Ia secara khusus menekankan pentingnya penguatan kapasitas organisasi perempuan seperti PKK, Dharma Wanita Persatuan, GOW, serta organisasi keagamaan dan profesi melalui kepemimpinan yang solutif, perencanaan yang terukur, komunikasi yang efektif, dan kolaborasi yang kuat.

Pengelolaan organisasi, lanjutnya, harus bertumpu pada empat pilar manajemen modern: *Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengawasan dan Evaluasi.*

Lebih jauh, Lynda menekankan pentingnya menyelaraskan program kerja organisasi perempuan dengan kebijakan prioritas pemerintah daerah, terutama dalam percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen penuh membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berperan aktif dalam pengambilan keputusan dan pembangunan daerah. Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa keterlibatan perempuan,” ujarnya.

Kepada seluruh peserta, Sekda Lynda berpesan agar memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal untuk menyerap ilmu dari narasumber, mendiskusikan kendala organisasi secara terbuka, serta memperkuat solidaritas dan jejaring kerja sama antar organisasi perempuan di Murung Raya.

“Perempuan adalah pilar bangsa. Pelatihan ini merupakan investasi waktu, pikiran, dan tenaga yang sangat berharga untuk masa depan Murung Raya yang maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Murung Raya berharap organisasi perempuan semakin solid dan mampu menghadirkan program-program inovatif yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *