Sekretaris Komisi II DPRD Murung Raya Ajak Hidupkan Gotong Royong, Semangat Tira Tangka Balang Jadi Perekat Sosial

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Barlin, S.E., menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial di Bumi Tana Malai Tolung Lingu. Senin, 03/08/2026.


“Gotong royong adalah praktik sosial budaya yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat kita. Dengan semangat Tira Tangka Balang, mari kita rawat kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan sebagai modal utama membangun Murung Raya,” ujar H. Barlin.

Gotong Royong Warisan Leluhur

H. Barlin menegaskan, Tira Tangka Balang merupakan filosofi hidup masyarakat Dayak Murung Raya yang mengajarkan nilai tolong-menolong tanpa pamrih.

“Budaya ini mengajarkan kita untuk memikul beban bersama. Jalan desa yang bersih, rumah ibadah yang terawat, pembukaan lahan, hingga penanganan musibah—semua dapat terlaksana berkat gotong royong. Nilai ini jangan sampai luntur oleh perkembangan zaman,” tegasnya.

Komisi II Dorong Program Berbasis Partisipasi
Sebagai mitra di bidang perekonomian dan kesejahteraan rakyat, ia mendorong agar setiap program pembangunan mengutamakan pelibatan masyarakat.

“Pengelolaan anggaran desa, pembangunan infrastruktur, kebersihan lingkungan, hingga ketahanan pangan akan lebih efektif jika dikerjakan bersama.

Pemerintah berperan sebagai fasilitator, sementara masyarakat menjadi pelaku utama. Dengan demikian, hasil pembangunan dapat dirasakan langsung dan menumbuhkan rasa memiliki,” jelasnya.

Ajak Semua Elemen Bergerak

H. Barlin juga mengajak pemerintah daerah, kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, pelajar, hingga dunia usaha untuk aktif mempraktikkan gotong royong secara rutin.

“Jadikan Jumat Bersih, Sabtu Budaya, dan Minggu Sehat sebagai gerakan bersama. Perusahaan yang beroperasi di Murung Raya juga diharapkan berpartisipasi dalam kerja bakti lingkungan.

Sementara itu, sekolah dapat menjadikan gotong royong sebagai bagian dari pendidikan karakter,” katanya.
Gotong Royong untuk Kesejahteraan dan Persatuan

Ia menutup dengan menegaskan pentingnya persatuan melalui semangat kebersamaan.

“Tira Tangka Balang bukan sekadar slogan, melainkan ikatan batin masyarakat Bumi Tana Malai Tolung Lingu. Dengan gotong royong, pekerjaan berat menjadi ringan, persoalan sosial dapat diatasi, dan persaudaraan semakin kuat. Mari hidupkan kembali budaya ini demi Murung Raya yang maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkas H. Barlin. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *