MURUNG RAYA / SEMAKU.net — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Akhirudin, terus menunjukkan komitmennya untuk hadir dan berbaur langsung di tengah masyarakat. Minggu, 30/08/2026.
Kehadirannya dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan menjadi bagian dari upaya menjalankan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.
Dalam berbagai agenda, mulai dari kegiatan sosial, gotong royong, resepsi, hingga pertemuan bersama warga, Akhirudin berupaya meluangkan waktu untuk hadir, berdialog, serta mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.
Saat ditemui awak media, Akhirudin mengatakan bahwa turun langsung ke tengah masyarakat merupakan bagian penting dari tanggung jawab moral seorang wakil rakyat.
“Bagi saya, turun langsung ke masyarakat adalah bentuk tanggung jawab moral. Di situlah kita bisa mendengar secara langsung keluh kesah, aspirasi, dan harapan warga. DPRD bukan hanya tempat berdiskusi di ruang sidang, tetapi juga harus hadir di lapangan,” ujar Akhirudin.
Komisi III Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Sebagai anggota Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Akhirudin terus memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat menjadi hal penting agar aspirasi yang berkembang di lapangan dapat dipahami dan diperjuangkan melalui fungsi DPRD.
Ia juga menilai sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama sangat diperlukan untuk memastikan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Saya ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya sekadar tertuang di atas kertas,” tegasnya.
Menjadi Jembatan Aspirasi Masyarakat
Kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat, menurut Akhirudin, tidak hanya penting untuk mempererat hubungan dengan konstituen, tetapi juga menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Dengan turun ke lapangan, seorang anggota DPRD dapat mendengar aspirasi tanpa sekat serta memahami kondisi masyarakat secara lebih nyata.
Di tengah berbagai tantangan daerah, mulai dari dampak kemarau, kabut asap hingga persoalan ekonomi masyarakat, kehadiran wakil rakyat di lapangan diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan kebijakan pembangunan pemerintah.
Bagi Akhirudin, tugas sebagai wakil rakyat tidak berhenti setelah proses pemilihan umum. Kepercayaan yang diberikan masyarakat harus terus dijaga dengan kerja nyata, komunikasi, dan kehadiran di tengah warga.
Sebab, wakil rakyat bukan hanya hadir untuk dipilih saat pemilu, tetapi juga harus dapat dirasakan kehadirannya dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. [Longking]

