Bebie Ajak Generasi Muda Murung Raya Jauhi Pergaulan Bebas, Judi, dan Narkoba Demi Masa Depan Cerah

Kegiatan pemerintah

Berita6512 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, http://S.Sos., S.H., S.P., M.M., http://M.AP., menyerukan peringatan keras kepada seluruh anak muda di Bumi Tana Malai Tolung Lingu untuk menjauhi pergaulan bebas serta berani memilah lingkungan pergaulan yang bersih dari praktik kenakalan remaja, judi, dan narkoba. Rabu, 21/10/2026.

Seruan ini disampaikan menyusul meningkatnya kekhawatiran akan pengaruh negatif pergaulan bebas serta maraknya isu penyalahgunaan narkotika dan judi online yang secara masif menyasar generasi muda di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Murung Raya.

Bebie menegaskan, masa muda merupakan fase emas yang sangat menentukan arah masa depan. Kesalahan dalam memilih lingkungan pergaulan, menurutnya, tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga dapat menghancurkan cita-cita, keluarga, dan masa depan daerah.

“Anak muda Murung Raya adalah aset paling berharga, calon pemimpin dan penggerak pembangunan daerah ini. Jangan sia-siakan masa depan kalian dengan terjerumus ke dalam pergaulan bebas, judi, apalagi narkoba. Sekali terjerumus, sangat sulit untuk kembali dan dampaknya akan dirasakan seumur hidup,” tegas Bebie.

Legislator dengan latar akademis multidisiplin tersebut menekankan bahwa kunci utama untuk membentengi diri adalah kemampuan untuk pandai memilah lingkungan. Ia mengajak generasi muda untuk selektif dalam memilih teman dan lingkaran pergaulan, serta menjauhi tempat-tempat yang terindikasi menjadi sarang kenakalan remaja, peredaran narkoba, dan praktik perjudian baik konvensional maupun online.

Selain itu, Bebie juga menekankan pentingnya memperkuat iman, ketaqwaan, dan jati diri dengan berpegang teguh pada nilai adat budaya leluhur yang menjunjung tinggi moralitas. Dengan fondasi spiritual dan budaya yang kuat, generasi muda akan lebih tangguh dalam menangkal segala bentuk godaan negatif. Energi muda, lanjutnya, harus dialihkan pada kegiatan yang positif, produktif, dan kreatif seperti olahraga, organisasi kepemudaan, wirausaha, literasi, hingga pelestarian seni dan budaya lokal.

Bebie menilai judi dan narkoba bukan sekadar kenakalan biasa, melainkan ancaman serius yang merusak individu, menghancurkan ekonomi keluarga, dan mengancam stabilitas pembangunan daerah.

“Judi hanya akan membuat miskin, memicu kriminalitas, dan menghancurkan rumah tangga. Narkoba jelas merusak otak, kesehatan, dan masa depan. Keduanya adalah musuh nyata pemuda. Murung Raya tidak butuh generasi yang rusak, Murung Raya butuh pemuda yang sehat jasmani dan rohani, cerdas, dan berakhlak,” ujarnya.

Ia pun meminta peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tokoh agama, tokoh adat, hingga pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa untuk bersama-sama melakukan pengawasan, pembinaan, dan menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak muda.

“Kita tidak bisa membiarkan anak-anak kita berjuang sendiri menghadapi ancaman ini. Perlu kolaborasi dan gerakan bersama untuk merapatkan barisan demi menyelamatkan generasi muda Murung Raya,” pungkas Bebie. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *