MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rumiadi, S.E., S.H., M.H., kian dikenal sebagai figur publik yang dekat dengan masyarakat lintas daerah pemilihan. Jum’at, 17/04/2026.
Ia hadir tanpa sekat, bekerja tanpa kepentingan sempit, serta menempatkan aspirasi rakyat sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan.
Sebagai legislator senior dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Rumiadi menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, kerja nyata, dan keterbukaan terhadap masukan masyarakat.
Dengan sikap tegas namun terbuka, ia menyatakan bahwa PDI-P merupakan ruang bersama bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan, maupun kritik yang konstruktif. “Kami tidak menutup diri ketika dibutuhkan sebagai corong penyalur aspirasi rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, kritik bukanlah ancaman, melainkan energi untuk memperbaiki arah kebijakan. Dari kritik yang jujur, lanjutnya, akan lahir keputusan yang lebih adil dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Rumiadi juga membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai elemen, mulai dari akademisi, tokoh adat, pemuda, perempuan, pelaku usaha, media, hingga kelompok masyarakat sipil, untuk terlibat dalam proses perumusan kebijakan.
Ia mendorong penguatan tradisi musyawarah yang berbasis data dan kondisi lapangan, sehingga setiap keputusan DPRD memiliki dasar yang kuat secara empiris dan legitimasi sosial.
“Sepanjang tujuannya untuk membangun Murung Raya, tidak ada batas bagi siapa pun untuk menyumbangkan gagasan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat sebagai kunci percepatan pembangunan daerah.
Koordinasi yang baik, pengawasan yang objektif, serta keterbukaan dalam mengakui kekurangan dinilai dapat meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk di sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Di akhir pernyataannya, Rumiadi berharap budaya keterbukaan dapat terus dijaga dan menjadi bagian dari kehidupan politik di Murung Raya.
“Kita harus menjaga ruang dialog yang jujur dan produktif, karena dari situlah lahir kebijakan yang adil dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.
Dengan pendekatan kepemimpinan yang humanis dan responsif, ia menegaskan bahwa demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang mampu mendengar, merangkul, dan bekerja untuk kepentingan rakyat tanpa terkecuali. [Longking]
H. Rumiadi Tegaskan PDI-P sebagai Rumah Aspirasi, Dorong Politik Terbuka di Murung Raya
Kegiatan pemerintah

