Kearifan Lokal dan Keterampilan Kunci Mengatasi Keterisolasian Murung Raya

Kegiatan pemerintah

KESEHATAN5341 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, Tuti Marheni, S.E., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kearifan lokal, kerajinan, dan berbagai keterampilan sebagai salah satu strategi mengatasi keterisolasian wilayah, di samping peningkatan kualitas pendidikan. Minggu, 12/07/2026.

Menurut Tuti, kekayaan budaya, kreativitas, dan keterampilan yang dimiliki masyarakat merupakan potensi besar yang perlu dikembangkan secara optimal.

Apabila dikelola dengan baik, potensi tersebut tidak hanya mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, tetapi juga menjadi identitas daerah yang memiliki daya saing.

“Kearifan lokal, kreativitas, kerajinan, serta berbagai keahlian dan keterampilan masyarakat dapat menjadi jalan keluar dari keterisolasian. Selain pendidikan, kita juga harus memperkuat kapasitas masyarakat agar lebih mandiri, produktif, dan mampu bersaing,” ujar Tuti di Puruk Cahu, Sabtu.

Politisi Partai NasDem itu menilai pengembangan kerajinan tangan, produk unggulan daerah, serta keterampilan berbasis budaya lokal berpotensi membuka lapangan usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus membantu mengurangi angka pengangguran.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa, lembaga adat, pelaku UMKM, hingga generasi muda dapat berkolaborasi dalam mengembangkan potensi tersebut.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengambil peran. Pemerintah memberikan pelatihan, pendampingan, serta akses pemasaran, masyarakat terus mengasah keterampilan, dan generasi muda berani berinovasi.

Dengan demikian, kearifan lokal tidak hanya tetap lestari, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Tuti menegaskan Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya akan terus mendorong lahirnya kebijakan yang mendukung pelestarian budaya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

“Jika kita mampu memperkuat budaya dan keterampilan masyarakat, Murung Raya tidak akan tertinggal. Sebaliknya, kita dapat menjadi daerah yang mandiri, kreatif, berdaya saing, serta dikenal karena kekayaan budaya dan keunikan yang dimiliki,” pungkasnya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *