MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus berupaya menekan angka stunting melalui program terintegrasi yang melibatkan kerja sama lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat. Kamis, 24/10/2025.
Hal tersebut disampaikan oleh Suriya Sirih, yang mewakili Bupati Murung Raya dalam kegiatan “1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)”, sebuah program yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat bagi ibu dan anak.
“Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen untuk terus menekan angka stunting melalui program terintegrasi. Peran desa dan keluarga menjadi kunci utama dalam memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang baik sejak masa 1000 hari pertama kehidupan,” ujar Suriya Sirih.
Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, asupan gizi seimbang, serta pemanfaatan sumber pangan lokal yang melimpah di Murung Raya.
“Penurunan stunting tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Diperlukan sinergi antara keluarga, kader posyandu, tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat agar gerakan ini benar-benar membawa hasil nyata,” tambahnya.
Kegiatan HPK tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ina Kaleluni dari Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya yang membawakan materi tentang pola asuh anak dan gizi keluarga, serta Kristin Arianti, S.Gz, ahli gizi yang memberikan paparan mengenai pentingnya intervensi gizi spesifik dalam pencegahan stunting.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap seluruh lapisan masyarakat—terutama di tingkat keluarga dan desa—semakin aktif mendukung Gerakan Nasional Percepatan Penurunan Stunting, menuju terwujudnya generasi Murung Raya yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. [Longking]
Pemkab Murung Raya Perkuat Program Terpadu Untuk Percepatan Penurunan Stunting
Kegiatan pemerintah

