Rumiadi Ajak Masyarakat Murung Raya Dewasa Bermedia Digital dan Kuatkan Gotong Royong

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kedewasaan dalam menyikapi dinamika perkembangan zaman dan derasnya arus informasi di era modernisasi. Kamis, 27/08/2026.

Menurut Rumiadi, kemajuan teknologi dan media sosial harus dimanfaatkan secara bijak, sehat, beretika, serta penuh tanggung jawab. Masyarakat juga diharapkan tidak mudah menerima dan menyebarluaskan informasi tanpa terlebih dahulu melakukan kajian dan verifikasi.

Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen DPRD Kabupaten Murung Raya dalam mendorong terwujudnya komunikasi publik yang sehat dan bertanggung jawab di tengah perkembangan dunia digital yang semakin pesat.

Saring Informasi untuk Cegah Hoaks
Rumiadi menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara.

Namun, kebebasan tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab, terutama dalam menyampaikan maupun menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Ia menekankan bahwa informasi, khususnya yang berkaitan dengan politik, bisnis, dan kewirausahaan, perlu dikaji secara matang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun dampak negatif bagi masyarakat.

“Kita semua mempunyai hak untuk bertanya dan juga menjawab pertanyaan. Namun, sebelum menyebarluaskan informasi, baik yang berkaitan dengan politik, bisnis, maupun kewirausahaan, hendaknya dikaji lebih matang agar tidak terjadi kejanggalan dalam penyampaian maupun pemahaman bagi pihak yang menerima informasi,” tegas Rumiadi.

Ia mengingatkan bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi dan risiko yang harus dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, masyarakat dituntut untuk semakin cerdas dan bijaksana dalam menggunakan media sosial.

“Dalam setiap tindakan tentu ada konsekuensi sebagai risiko, baik besar maupun kecil. Karena itu, kita harus cerdas dan bijak. Penyesalan sering kali datang belakangan. Kata maaf saja tidak selalu cukup untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi akibat kelalaian, terlebih jika dilakukan dengan sengaja,” ujarnya.

Generasi Muda Harus Menjadi Agen Perubahan

Kepada generasi muda Murung Raya, Rumiadi menitipkan harapan agar mampu menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dalam memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan rasa empati terhadap sesama.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh perkembangan teknologi, tetapi juga oleh kualitas hubungan sosial serta kemampuan masyarakat dalam menjaga persatuan dan kebersamaan.

“Jadilah masyarakat yang harmonis, saling melengkapi, saling peduli, dan saling memahami kondisi serta situasi satu sama lain,” pesannya.

Kuatkan Identitas Budaya dan Semangat Gotong Royong

Di tengah perkembangan era modernisasi, Rumiadi juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya sebagai bagian dari jati diri masyarakat Murung Raya.

Salah satu nilai yang harus terus dipertahankan adalah semangat gotong royong yang tercermin dalam falsafah masyarakat Dayak, “Ije Simpei Manggatang Utus Maangkat Umang.”

“Peliharalah budaya gotong royong sebagai lambang masyarakat Dayak, ‘Ije Simpei Manggatang Utus Maangkat Umang’. Kita hidup di atas Bumi Tana Malai Tolung Lingu. Ketika ada saudara kita yang sedang merasakan kesedihan, hendaknya kita turut merasakan apa yang mereka rasakan, begitu pula sebaliknya,” ucapnya.

Menurut Rumiadi, nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong merupakan fondasi penting dalam menjaga kerukunan dan solidaritas masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Ia berharap kemajuan teknologi dan modernisasi tidak membuat masyarakat kehilangan identitas budaya serta nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Pernyataan Ketua DPRD Murung Raya tersebut menjadi cerminan pentingnya keseimbangan antara kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman dengan komitmen menjaga nilai budaya dan sosial.

Dengan literasi digital yang baik, tanggung jawab dalam menyampaikan informasi, serta semangat gotong royong yang tetap terpelihara, masyarakat Murung Raya diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan era modern tanpa kehilangan jati diri sebagai masyarakat Bumi Tana Malai Tolung Lingu. [Longking]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *