MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Susilo, menilai pelaksanaan Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tahun 2026 di Puruk Cahu merupakan momentum penting bagi Kabupaten Murung Raya untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah kegiatan keagamaan berskala regional sekaligus memperlihatkan wajah daerah yang damai, religius, dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Senin, 06/07/2026.
Sinode yang akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai wilayah pelayanan GKE di Kalimantan serta sejumlah tamu dari luar daerah tersebut, menurut Susilo, tidak hanya menjadi agenda gerejawi lima tahunan, tetapi juga membawa dampak strategis bagi pembangunan daerah.
“Ini merupakan agenda besar yang akan menjadi perhatian banyak pihak. Murung Raya memiliki kesempatan memperkenalkan potensi daerah sekaligus menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta,” ujar Susilo.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Sinode tidak hanya diukur dari kelancaran rangkaian ibadah dan persidangan, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada para tamu sejak memasuki wilayah Murung Raya.
Karena itu, ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang melakukan peninjauan langsung ke Rest Area Kilometer 52 di Desa Sei Rahayu, Kabupaten Barito Utara, sebagai salah satu titik transit strategis bagi peserta yang menempuh perjalanan darat menuju Puruk Cahu.
“Fasilitas transit yang bersih, aman, nyaman, dan representatif akan memberikan kesan pertama yang baik bagi para tamu. Keramahan daerah sudah dapat dirasakan bahkan sebelum mereka tiba di lokasi kegiatan,” katanya.
Susilo menambahkan, penyelenggaraan Sinode Umum XXV GKE juga diyakini akan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Selain menjadi sarana memperkuat iman, persaudaraan, dan kebersamaan umat GKE, kegiatan tersebut juga berpotensi menggerakkan perekonomian lokal melalui meningkatnya aktivitas sektor usaha mikro, kuliner, transportasi, penginapan, serta ekonomi kreatif.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk UMKM, budaya lokal, serta berbagai potensi Murung Raya kepada para peserta dan tamu yang datang dari berbagai daerah,” jelasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Sinode dengan menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta mengedepankan semangat gotong royong dan toleransi.
“Kita semua adalah tuan rumah. Mari menyambut para tamu dengan pelayanan yang ramah, menjaga kondusivitas daerah, serta memperlihatkan bahwa Murung Raya merupakan daerah yang harmonis, religius, dan menghargai keberagaman,” ujarnya.
Susilo juga menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Murung Raya siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Murung Raya serta seluruh pihak terkait dalam mendukung kelancaran setiap tahapan persiapan hingga pelaksanaan Sinode Umum XXV GKE Tahun 2026.
“Melalui penyelenggaraan Sinode ini, kita ingin membuktikan bahwa Murung Raya mampu menjadi tuan rumah yang baik sekaligus menjadi contoh kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan penuh semangat kebersamaan,” pungkasnya.
Catatan Redaksi: Sinode Umum GKE merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan di lingkungan Gereja Kalimantan Evangelis yang diselenggarakan setiap lima tahun.
Penunjukan Puruk Cahu sebagai tuan rumah Sinode Umum XXV GKE Tahun 2026 menjadi momentum bersejarah bagi Kabupaten Murung Raya sebagai pusat penyelenggaraan kegiatan keagamaan berskala besar di Kalimantan. [Longking]

