MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Murung Raya terus mendorong penguatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) sebagai salah satu upaya meningkatkan kemandirian dan perekonomian keluarga. Sabtu, 03/10/2026.
Komitmen tersebut diperkuat melalui webinar nasional bertajuk “Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) sebagai Penggerak Ekonomi Keluarga: Membangun Kemandirian dari Rumah” yang digelar secara virtual.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya tersebut diikuti Ketua TP-PKK Kabupaten Murung Raya, Warnita Heriyus, melalui Wakil Ketua I TP-PKK Murung Raya, Dina Maulidah.
Webinar juga diikuti pengurus TP-PKK tingkat kabupaten dan kecamatan serta kader PKK desa dan kelurahan melalui Zoom Meeting.
Dalam sambutannya, Dina Maulidah menegaskan bahwa kemandirian ekonomi keluarga tidak selalu harus dimulai dari usaha berskala besar.
Menurutnya, potensi ekonomi dapat dikembangkan dari lingkungan sekitar dengan memanfaatkan keterampilan, lahan, hasil kebun maupun kerajinan lokal yang dimiliki keluarga.
“Melalui Program UP2K, saya berharap kader-kader PKK di Kabupaten Murung Raya semakin percaya diri melihat peluang di sekitar kita. Jangan takut mencoba dan jangan menunggu usaha menjadi besar untuk mulai bergerak. Mari kita mulai dari apa yang kita miliki dan dari rumah masing-masing,” ujarnya.
Dina juga mengajak seluruh kader PKK untuk meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital guna memperluas pemasaran produk.
Media sosial dan berbagai aplikasi pesan digital, katanya, dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi yang efektif sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.
Dalam webinar tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai strategi modernisasi UP2K, mulai dari pola pengelolaan secara konvensional menuju pengelolaan yang memanfaatkan teknologi dan pemasaran berbasis digital.
Penguatan UP2K tersebut merupakan bagian dari implementasi program unggulan nasional Gerakan Peningkatan Pendidikan dan Ekonomi Keluarga (Gelari Pelangi) yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas keluarga dalam mengembangkan kegiatan ekonomi produktif.
Selain penguatan kewirausahaan, aspek tata kelola kelembagaan dan administrasi UP2K turut menjadi perhatian. Para kader didorong untuk tertib dalam pengelolaan administrasi, termasuk penggunaan tiga buku wajib UP2K, yakni Buku Kas, Buku Pinjaman, dan Catatan Perkembangan Kelompok.
Kader juga didorong untuk melengkapi legalitas usaha, antara lain Nomor Induk Berusaha (NIB), izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), serta sertifikasi halal melalui sinergi dengan perangkat daerah terkait.
TP-PKK Kabupaten Murung Raya berharap penguatan UP2K dapat mendorong semakin banyak keluarga mengembangkan usaha produktif dari rumah.
Dengan demikian, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi secara kreatif, produktif, dan berkelanjutan. [Longking]

