Tuti Marheni Tegaskan PAUD sebagai Fondasi Generasi Emas Murung Raya Menuju Indonesia Layak Anak

Kegiatan pemerintah

Berita7032 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Masa depan Murung Raya ditentukan bukan di ruang rapat, tetapi di ruang kelas PAUD. Di sanalah karakter dibentuk, psikologis anak dijaga, dan fondasi Sumber Daya Manusia unggul dimulai. Jum’at, 06/11/2026.

Penegasan itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, *Tuti Marheni, SE.,* pada Selasa (3/11/2026). Politisi Partai NasDem ini menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas dan edukatif, sebagai langkah krusial melahirkan generasi Murung Raya yang unggul serta mendukung terwujudnya status Indonesia Layak Anak.

Kami mendukung sepenuhnya upaya mewujudkan PAUD yang berkualitas dan edukatif, serta mendorong terwujudnya Indonesia Layak Anak yang lebih berfokus pada perkembangan psikologis anak,” ujar Tuti Marheni.

Bagi Tuti, PAUD tidak boleh hanya dipandang sebagai formalitas pendidikan. PAUD adalah investasi peradaban. Anak yang bahagia, aman, dan terstimulasi dengan baik sejak usia dini akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif, dan berakhlak.

*PAUD ADALAH FONDASI SDM UNGGUL*

Tuti menegaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya perlu memberikan perhatian serius serta memfasilitasi sektor PAUD melalui dukungan nyata, bukan sekadar wacana.

Pengembangan PAUD ini harus diwujudkan lewat beragam kegiatan positif, dan yang paling utama membutuhkan dukungan nyata dari semua pihak, utamanya Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya,” tegasnya.

Dukungan itu mencakup peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana belajar yang aman dan menarik, serta pemerataan akses PAUD hingga ke desa-desa pedalaman.

*LOMBA INOVASI APE: BERMAIN SAMBIL BELAJAR, BELAJAR SAMBIL BAHAGIA*

Lebih lanjut Tuti menyebutkan, Lomba Inovasi Alat Peraga Edukatif (APE) bagi guru PAUD menjadi salah satu langkah awal pembentukan karakter anak sejak usia dini. Kegiatan semacam ini perlu berkelanjutan dan diiringi beragam aktivitas positif lainnya agar manfaatnya semakin optimal.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya, *Putu Suranta* menyampaikan bahwa Lomba Inovasi APE merupakan upaya mendorong terwujudnya pembelajaran bermakna berbasis konsep bermain sambil belajar.

Melalui lomba tersebut, para guru didorong untuk berkreasi menciptakan alat peraga yang menarik, aman, dan sesuai tahap perkembangan anak. Sehingga proses pembelajaran PAUD tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar menyenangkan dan mendukung pertumbuhan anak secara utuh.

Tuti berharap momentum lomba ini dapat menjadi titik awal reformasi mutu PAUD di seluruh wilayah Kabupaten Murung Raya, dengan kolaborasi erat antara Dinas Pendidikan, pemerintah daerah, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan.

Karena anak yang hari ini belajar sambil bermain, esok akan memimpin Murung Raya dengan hati yang cerdas dan karakter yang kuat. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *