Dinkes Murung Raya Ingatkan Warga Waspada Kabut Asap, Lindungi Kesehatan Keluarga

Kegiatan pemerintah

UTAMA7318 Dilihat

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap yang masih berpotensi melanda sejumlah wilayah. Jum’at, 21/08/2026.

Masyarakat diminta tidak menganggap kondisi tersebut sebagai hal biasa karena paparan asap dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, dr. Suwirman Hutagalung, melalui kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat hingga keluarga, bersama-sama meningkatkan perlindungan diri dan lingkungan.

“Kami mengimbau kepada semua elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat hingga keluarga di rumah, untuk tidak menganggap remeh kabut asap. Lindungi diri dan keluarga, terutama kelompok rentan,” tegas dr. Suwirman Hutagalung.

Paparan Asap Berisiko bagi Kesehatan
Kabut asap mengandung partikel halus, termasuk PM2.5, yang apabila terhirup dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Paparan dalam waktu lama berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan dan memperburuk kondisi penyakit tertentu.

Kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih antara lain bayi, balita, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat asma, ISPA, penyakit jantung, dan penyakit paru kronis.

Beberapa keluhan yang dapat muncul akibat paparan asap antara lain batuk, sesak napas, iritasi mata dan tenggorokan, serta memburuknya gejala pada penderita asma atau penyakit pernapasan lainnya.

Lima Langkah Proteksi Diri

Untuk mengurangi risiko paparan kabut asap, Dinkes Murung Raya mengimbau masyarakat menerapkan sejumlah langkah perlindungan, yakni:

Menggunakan masker yang sesuai, terutama KN95 atau N95, saat harus beraktivitas di luar rumah. Jika tidak tersedia, masyarakat dapat menggunakan masker medis dan menggantinya secara berkala.

Membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama kegiatan yang tidak mendesak ketika kondisi udara sedang buruk.
Mencukupi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi air putih secara teratur agar tubuh tetap terhidrasi.

Mengurangi masuknya asap ke dalam rumah dengan menutup pintu, jendela, dan celah ventilasi ketika kondisi udara di luar tidak baik.

Segera mendapatkan pemeriksaan medis apabila mengalami sesak napas berat, batuk berkepanjangan, atau keluhan kesehatan yang semakin memburuk.

Fasilitas Kesehatan Diminta Siaga
dr. Suwirman juga memastikan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Murung Raya terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Masyarakat yang mengalami keluhan serius diimbau segera mendatangi puskesmas atau rumah sakit terdekat dan tidak menunda pemeriksaan.

“Udara yang tampak biasa belum tentu aman untuk dihirup. Mari bersama-sama kita jaga kesehatan keluarga dan lingkungan. Jika ada keluhan, jangan tunda untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Dinkes Murung Raya juga mengajak media massa, organisasi masyarakat, pemerintah desa, serta seluruh unsur masyarakat untuk memperkuat sosialisasi mengenai bahaya kabut asap dan langkah perlindungan kesehatan.

Dengan kewaspadaan dan kepedulian bersama, masyarakat diharapkan dapat meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan di Kabupaten Murung Raya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *