MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Murung Raya yang jatuh pada 1 Agustus 2026, Kejaksaan Negeri (Kejari) Murung Raya menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal pembangunan, menegakkan supremasi hukum, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sabtu, 01/08/2026.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya, Herman Kondo Siriwa, S.H., M.H., melalui pernyataan resmi yang turut ditandatangani Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Murung Raya, Ny. Herna Herman.
Dalam momentum HUT ke-24 ini, Kejari Murung Raya mengangkat semangat:
“Hebat Bersinergi Membangun Tanah Malai Tolung Lingu Menuju Murung Raya Maju, Mandiri, dan Sejahtera.”
Menurut Herman Kondo Siriwa, perjalanan Kabupaten Murung Raya selama 24 tahun sejak dimekarkan pada 1 Agustus 2002 merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan Forkopimda.
Memasuki usia yang semakin matang, pembangunan daerah memerlukan dukungan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta didukung kepastian hukum.
“Dengan diiringi doa dan harapan bersama, HUT ke-24 Kabupaten Murung Raya menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi antar-lembaga. Kejaksaan siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan pendampingan hukum, pengawalan pembangunan, serta memastikan setiap program berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Herman.
Ia menegaskan bahwa peran Kejaksaan tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum secara represif, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah preventif melalui penerangan hukum, pendampingan hukum, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program-program strategis pemerintah daerah.
Perkuat Tiga Fokus Utama
Dalam mendukung pembangunan Kabupaten Murung Raya, Kejari Murung Raya menitikberatkan tiga fokus utama.
Pertama, penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, kepastian hukum, serta memperhatikan kearifan lokal.
Kedua, penguatan pendampingan dan pengawalan pembangunan, guna memastikan setiap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran daerah berlangsung secara efektif, tepat sasaran, tepat mutu, serta sesuai ketentuan hukum.
Ketiga, peningkatan pelayanan publik berbasis integritas, melalui budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
“Hukum harus hadir sebagai pelindung sekaligus pendorong pembangunan, bukan menjadi penghambat. Kami ingin memastikan seluruh program pemerintah memiliki kepastian hukum sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pelosok Tanah Malai Tolung Lingu,” tegasnya.
Menjaga Nilai Budaya dan Identitas Daerah
Pada peringatan HUT ke-24 Kabupaten Murung Raya, Kejari Murung Raya juga menampilkan desain visual bertema budaya lokal dengan dominasi warna toska dan emas, dipadukan ornamen khas Dayak, ilustrasi ikan patin, Patung Panglima Burung, serta Jembatan Tumbang Lahung sebagai simbol identitas daerah.
Visual tersebut menggambarkan bahwa pembangunan hukum harus berjalan selaras dengan pelestarian budaya, kearifan lokal, serta semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Murung Raya.
Seiring bertambahnya usia daerah, Kejaksaan Negeri Murung Raya berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, Forkopimda, dan seluruh lapisan masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita jadikan HUT ke-24 Kabupaten Murung Raya sebagai momentum mempererat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun daerah.
Dengan semangat sinergi, kita wujudkan Murung Raya yang semakin maju dalam pembangunan, mandiri dalam perekonomian, sejahtera masyarakatnya, serta berwibawa dalam penegakan hukum,” tutup Herman Kondo Siriwa, S.H., M.H.. [Longking]
Kejari Murung Raya Tegaskan Komitmen Sinergi Hukum dan Pembangunan di HUT Ke-24 Kabupaten Murung Raya
Kegiatan pemerintah

