MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos, S.H, S.P, M.M, M.AP, terus mendorong percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok. Sabtu, 26/07/2025.
” Bebie, S.Sos, S.H, S.P, M.M, M.AP, dalam orasinya yang singkat padat dan jelas menegaskan dengan lantang, Hal tersebut dinilainya penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh wilayah kabupaten/ kota Kecamatan hingga sampai ke pelosok desa dalam lingkup wilayah Murung Raya yang kita cintai bersama ini.” Pungkasnya
Dan Menurutnya, pembangunan yang inklusif tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga harus menjangkau daerah-daerah terpencil yang selama ini masih terbatas aksesnya terhadap layanan publik.”pungkas Bebie, yang dikenal sebagai sosok yang jujur tegas berwibawa tetapi merakyat.
“Ia juga menyampaikan Pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok dapat membuka konektivitas, meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, serta mendorong mobilitas ekonomi masyarakat,” ujar Nya, Jumat (25/7/2025).
Legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) daerah pemilihan Murung Raya II. Ini juga menekankan bahwa infrastruktur yang memadai menjadi fondasi penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat jangka panjang.
“Dengan adanya jalan yang layak, jembatan yang memadai, dan sarana transportasi yang mendukung, potensi ekonomi di daerah terpencil pun Akan berkembang lebih cepat,” jelasnya.
Ketua RPJMD. 2025-2029 Tingkat Kabupaten Murung Raya, ini juga mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah pinggiran sangat penting untuk mengatasi keterisolasian dan mempercepat pemerataan pelayanan publik.
“ Maka dari itulah Kami dan seluruh rekan-rekan DPRD kabupaten Murung Raya Turut berpatisipasi serta mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya memprioritaskan pembangunan di wilayah kota, tetapi juga lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang berada di pelosok pedesaan terpencil karena mereka juga meliki hak yang sama,” katanya.
Bebie juga berharap agar seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam merencanakan dan merealisasikan pembangunan di skala prioritas dan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Penting bagi kita memastikan bahwa manfaat pembangunan bisa benar-benar dirasakan secara adil dan merata, tidak terkonsentrasi hanya di satu wilayah tetapi juga meliputi 10 kecamatan/kelurahan dari 116 desa,” tegasnya.
Dengan pemerataan pembangunan, lanjutnya, diharapkan Bumi Tana Malai Tolung lingu ini tumbuh lebih seimbang, berkeadilan, dan berkelanjutan. [Longking]
Ketua Komisi II DPRD Mura Dorong Pemerataan Infrastruktur Hingga ke Pelosok Desa
Kegiatan pemerintah

