Pemkab Murung Raya Perkuat Ekonomi Keluarga, Kelompok UPPKA Dibekali Pelatihan Pemasaran Digital dan Pengemasan Modern

Kegiatan pemerintah

MURUNG RAYA / SEMAKU.net – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga melalui peningkatan kapasitas kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA). Kamis, 05/11/2026.

Salah satu langkah nyata diwujudkan lewat *Pelatihan Penguatan Pemasaran dan Pengemasan* yang digelar di Aula Balai Pelatihan dan Pengembangan (Ballatbang) Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3ADALDUKKB) Kabupaten Murung Raya, *Firman Prihatin,* mewakili Bupati Murung Raya Heriyus.

Turut hadir para narasumber, fasilitator, unsur perangkat daerah terkait, pengurus kelompok UPPKA, serta peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Firman Prihatin menyampaikan apresiasi kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah yang telah mendukung serta memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi keluarga menjadi pilar utama untuk mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera, dan berkualitas.

> “Kelompok UPPKA memiliki peran strategis sebagai wadah pemberdayaan perempuan, peningkatan keterampilan, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta penguatan ketahanan ekonomi keluarga. Beragam produk hasil kelompok UPPKA di Murung Raya menyimpan potensi besar untuk berkembang, mulai dari kuliner, makanan olahan, kerajinan, hingga produk unggulan daerah lainnya,” ujar Firman Prihatin.

Menurut Firman, tantangan utama pelaku usaha bukan hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga harus mampu memasarkan produk agar dikenal, diminati, dan berdaya saing di pasar.

> “Kita tidak boleh berhenti hanya sampai menghasilkan barang yang bagus. Kita harus mampu memasarkannya dengan baik melalui pemasaran digital lewat media sosial, serta menyempurnakan pengemasan agar produk kita memiliki nilai tambah,” tegasnya.

Para peserta dibekali pengetahuan mengenai pembuatan kemasan yang menarik, bersih, aman, dan informatif. Mulai dari desain kemasan, label produk, komposisi bahan, tanggal kedaluwarsa, hingga persyaratan perizinan produk yang harus dipenuhi guna meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus menaikkan nilai jual.

Firman berharap pelatihan ini bukan sekadar menambah wawasan semata, tetapi benar-benar diterapkan langsung oleh kelompok UPPKA dalam mengembangkan usahanya.

Saya berharap pelatihan ini tidak menjadi seremonial belaka. Harus ada tindak lanjut nyata melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, pendampingan berkelanjutan, perluasan akses pasar, serta pembukaan peluang kemitraan agar kelompok UPPKA di Murung Raya semakin mandiri dan kompetitif,” harap Firman.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Murung Raya menargetkan produk-produk UPPKA semakin berkualitas, memiliki daya tarik kuat, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Dengan begitu, pemberdayaan usaha perempuan tidak hanya mendongkrak pendapatan pelaku usaha, tetapi juga memperkokoh kemandirian ekonomi keluarga serta kesejahteraan masyarakat Murung Raya. [Longking]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *